Berita Ogan Ilir
Pamit Cari Pakan Ternak, Lansia di Ogan Ilir Ditemukan Tewas di Aliran Sungai
Jalaludin (64 tahun), ditemukan tak bernyawa, mengapung di sungai wilayah Pemulutan Barat, Ogan Ilir, pada Kamis (28/5/2026).
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Jalaludin (64), seorang warga Desa Pelabuhan Dalam, Ogan Ilir, ditemukan meninggal dunia, Kamis (28/5/2026) pagi.
- Korban ditemukan tewas dalam kondisi mengapung dan membengkak di aliran sungai Pemulutan Barat.
- Sebelumnya, korban sempat pamit pergi menggunakan perahu untuk mencari rumput pakan kambing.
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Jalaludin (64 tahun), ditemukan tak bernyawa, mengapung di sungai wilayah Pemulutan Barat, Ogan Ilir, pada Kamis (28/5/2026) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.
Korban teridentifikasi sebagai warga Dusun III, Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan.
Jalaludin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tertelungkup dan tubuh telah membengkak di aliran sungai.
Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari menjelaskan, informasi awal penemuan mayat diterima dari warga yang hendak mencari ikan di pinggiran sungai.
Saksi melihat tubuh manusia mengambang dan segera mendekati sungai.
“Setelah dipastikan korban sudah meninggal dunia, saksi langsung melapor kepada kepala desa dan pihak kepolisian,” kata Angga.
Baca juga: Breaking News : Perampok di Ogan Ilir Sasar Rumah Lansia, Tetangga Sebut Pelaku Gasak Emas 15 Suku
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, Jalaludin sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (26/5/2026) siang.
"Pada Selasa sekitar pukul 13.00, almarhum naik perahu dan sempat singgah di wilayah anak sungai Desa Muara Baru menuju Desa Arisan Jaya. Setelah itu almarhum pergi mencari rumput untuk pakan kambing dan tidak kembali lagi," ungkap Angga.
Dijelaskan juga bahwa pada pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh Jalaludin.
Dugaan sementara, pria lansia tersebut meninggal dunia murni karena tenggelam di sungai.
Menurut Angga, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang telah dibuat di hadapan petugas.
"Hari ini juga jenazah dimakamkan oleh pihak keluarga," pungkas Angga.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Libur Iduladha 1447 H, Wisata Pemandian Alam Chenara Vinlan di Ogan Ilir, HTM Hanya Rp 5 Ribu |
|
|---|
| Pelajar dan Guru di MAN 1 Ogan Ilir Resah, ada Sarang Tawon Vespa di Lingkungan Sekolah |
|
|---|
| Lapak Narkoba di Sekonjing Ogan Ilir Dibongkar Polisi, Pengedar dan Barang Bukti Sabu Diamankan |
|
|---|
| AKP Zahirin Resmi Jabat Kabag Ren Polres Ogan Ilir, AKP Sondi Fraguna Jadi Kapolsek Tanjung Raja |
|
|---|
| Tunjangan Lambat dan Dipotong, Ketua BPD se-Indralaya Utara 'Geruduk' Kantor Camat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pamit-Cari-Pakan-Ternak-Lansia-di-Ogan-Ilir-Ditemukan-Tewas-di-Aliran-Sungai.jpg)