Berita OKU

Iduladha Makin Dekat, Pedagang Hewan Ternak di OKU Keluhkan Sepi Pembeli

Dua hari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, daya beli masyarakat di OKU cenderung menurun termasuk pembelian hewan kurban.

Tayang:
Penulis: Leni Juwita | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Sripoku.com/Leni Juwita
PEDAGANG HEWAN KURBAN -- Lapak Irfan Tama farm di Jalan A Yani Baturaja mengeluhkan sepi pembeli hewan ternak di tahun ini. 
Ringkasan Berita:
  • Dua hari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, daya beli masyarakat di OKU cenderung menurun termasuk pembelian hewan kambing.
  • Salah satu pedagang hewan ternak mengaku baru bisa menjual lima ekor hewan ternak selama buka lima hari.
  • Sepinya peminat terjadi karena faktor ekonomi warga yang terkendala biaya tinggi.

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA -- Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, daya beli masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, cenderung menurun termasuk pembelian hewan kurban masih sepi pembeli.

Pantauan di lapangan Senin (25/5/2026), penjualan hewan kurban jenis kambing masih sepi pembeli padahal Hari Raya Iduladha tinggal dua hari lagi.

Namun, hewan-hewan kurban di lapak hewan kurban masih sepi.

Seperti di lapak Irfan Tama Farm di Jalan A. Yani Baturaja, penjualan hewan di lapak ini belum terlalu banyak yang beli.

Menurut Sumadi (39), selama 5 hari buka lapak di Jalan A. Yani, baru 5 ekor kambing terjual.

"Alhamdulillah kalau yang di Batumarta sudah 45 ekor kambing terjual," terang Sumadi.

Baca juga: Jembatan Ampera Palembang Ditutup Sementara Selama Salat Iduladha, ini Lokasi Kantong Parkir

Menurut Sumadi, untuk harga hewan kurban di kisaran Rp2.600.000/ekor sampai Rp6.800.000/ekor.

Jenis cross boer (asal Afrika Selatan), rambon (persilangan kambing kacang dan kambing Jawa), dan kacang (kambing lokal).

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku belum bisa berkurban karena kondisi keuangan belum memungkinkan.

Seperti dituturkan Ani, keluarganya belum akan berkurban karena kebutuhan tinggi, keperluan anak sekolah mau bayar UKT, dan anak-anak memasuki tahun ajaran baru. Ditambah lagi harga-harga kebutuhan mahal.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved