Bus ALS Kecelakaan di Muratara

Temukan Motor Hingga Tabung Gas,Korlantas Polri Akan Periksa Pemilik Bus ALS yang Tewaskan 16 Orang 

Dia mengatakan, turunnya Korlantas Polri untuk memback up Polda dan Polres dalam melaksanakan investigasi terkait dengan insiden bus ALS

Tayang:
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com/Eko Mustiawan
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal dan jajaran saat cek TKP kecelakaan yang melibatkan Bus ALS dengan truk tangki minyak di Muratara.  


Dia lembali menjelaskan, TAA merupakan proses penyelidikan dengan pemanfaatkan teknologi menggunakan AI untuk mengecek kecepatan sebelum laka, pada saat dan setelah terjadinya kecelakaan.


"Termasuk juga akan melihat bagaimana kondisi jalan pada saat kejadian. Karena kejadiam siang, artinya kita bisa melihat dengan jelas dan cuaca pada saat terjadinya kecelakaan," ungkapnya.


Ditambahkannya, dalam perkara ini, Korlantas Polri juga akan memeriksa pihak pemilik bus, mulai dari regulator, perusahaan hingga pengusahanya.


"Karena fakta dilapangan bus ini membawa 2 motor, kemudian LPG termasuk juga ada perabotan rumah tangga. Aturannya bus penumpang tidak boleh menbawa dilain dari manusia," tutupnya.


Sebelumnya, kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki minyak terjadi di Jalinsum Muratara tepatnya di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Karang Jaya, pada Rabu (6/5/2026).


Akibat kecelakaan tersebut, 16 orang tewas ditempat dengan kondisi terbakar, 3 orang mengalami luka berat dan 1 orang hanya luka ringan. 


Saat itu, seluruh korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Palembang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan identifikasi.


Sedangkan untuk 4 korban selamat, kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit.

 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved