Bus ALS Kecelakaan di Muratara

Jeritan Para Penumpang Bus ALS Terjebak Kobaran Api Dalam Kecelakaan Dengan Truk Tangki di Muratara

Sesaat setelah berhasil menyelamatkan diri, Ngadiono sempat terpaku menyaksikan api melahap badan bus yang disertai api yang semakin membesar.

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Istimewa
KECELAKAAN : Bus ALS hangus terbakar usai alami kecelakaan matu di Muratara, Rabu (6/5/2026) 16 orang tewas dari tabrakan bus ALS dengan truk tangki tersebut. Sesaat setelah berhasil menyelamatkan diri, Ngadiono sempat terpaku menyaksikan api melahap badan bus yang disertai api yang semakin membesar. 

Kedatangan rombongan ambulans tampak dikawal kendaraan polantas dan dua orang dokter dari RS Siti Aisyah Lubuklinggau.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, AKBP dr. Andrianto mengatakan, tindakan pemeriksaan jenazah akan dilakukan pagi ini dibantu dengan tim DVI yang sudah dibentuk.

"InsyaAllah pagi ini jam 8 pagi kami mulai. Tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan yang direncanakan tim DVI, kita juga menunggu tim dari Jakarta," ujar Andrianto.

Pemeriksaan dan proses identifikasi jenazah dibantu oleh 30 orang tenaga medis serta tujuh orang dokter forensik.

"Ada lima dokter forensik dari Jakarta. Jadi total kita ada tujuh dokter forensik yang membantu proses identifikasi," katanya.

Proses identifikasi jenazah akan memakan waktu selama beberapa hari dikarenakan kondisi jenazah yang mengalami luka bakar.

"Karena kondisi jenazah mengalami luka bakar, proses identifikasi cukup sulit dan membutuhkan waktu beberapa hari. Untuk membantu identifikasi, kami mulai mendata dari pihak keluarga mengenai ciri-ciri korban," tuturnya.

Andrianto mengimbau, jika ada pihak keluarga yang merasa kehilangan salah satu anggotanya, silakan menghubungi posko DVI Polri di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang atau menghubungi call center posko tim DVI 082178038910 (Dokpol).

"Langsung lapor ke posko, nanti akan dijelaskan persyaratannya seperti KTP, ijazah, dan pemeriksaan dokter yang diperlukan," tutupnya. (Aggi Suzatri/Rachmad Kurniawan/Eko Mustiawan/tribunsumsel.com)

(*)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved