Berita Ogan Ilir

Akses Ekonomi Nyaris Putus, Warga Payaraman Ogan Ilir Keluhkan Jalan Rusak yang Penuh Lumpur

Tiga ruas jalan di Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir, kondisinya saat ini jauh dari kata laik. Jalanan tak hanya

Tayang:
Editor: Moch Krisna
Istimewa/FB Teddy Etet Suhandi
BAK KUBANGAN - Kondisi jalan perhubung antardesa dan kecamatan di Payaraman pada Minggu (12/4/2026) siang. Warga minta perbaikan jalan digarap secepatnya. 
Ringkasan Berita:
  • Tiga ruas jalan di Payaraman rusak parah, berlumpur, dan menyerupai kubangan akibat tingginya curah hujan.
  • Masyarakat merasa terisolasi dan berharap pemerintah segera melakukan pengerasan jalan agar aktivitas ekonomi kembali lancar.
  • Dinas PUPR Ogan Ilir telah menyiapkan alat berat dan akan segera memperbaiki jalan setelah sempat terkendala cuaca.

 


TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA --
Tiga ruas jalan di Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir, kondisinya saat ini jauh dari kata laik. Jalanan tak hanya bergelombang dan berlubang, namun juga berlumpur dan penuh dengan sedimen tanah.

Ketiga ruas jalan tersebut di antaranya ruas Payaraman–Rengas, Seri Kembang–Rengas, dan ruas jalan yang ada di Desa Lubuk Bandung. Seorang warga asal Desa Rengas bernama Suhandi mengungkapkan bahwa wilayah tempat tinggalnya terkurung ruas jalan rusak.

"Mau ada urusan ke kecamatan (Payaraman), sekarang ini rasanya tidak sanggup melintas karena jalanan rusak," kata Suhandi kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Minggu (12/4/2026).

Dikatakannya, tiga ruas jalan tersebut pada dasarnya memang mengalami kerusakan. Dan dalam sepekan terakhir, sudah empat kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Payaraman dan sekitarnya.

"Jadilah kerusakan jalan semakin parah dan semuanya seperti kubangan hewan," ungkap Suhandi.

Bahkan di ruas Seri Kembang–Rengas, jalan nyaris putus karena sepanjang 20 meter digenangi air. Warga berharap penanggulangan kerusakan dapat dilakukan sesegera mungkin, sebab ketiga ruas jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga.

"Minimal jalan diperkeras agar bisa dilalui. Kalaupun anggaran pemerintah terbatas, warga siap gotong-royong bantu kerja," ucap Suhandi.

Keluhan soal jalan rusak ini telah sampai ke Pemkab Ogan Ilir. Perbaikan jalan sebenarnya sudah terjadwal setelah Lebaran Idul Fitri lalu, namun terkendala oleh tingginya curah hujan dalam beberapa minggu terakhir.

"Alat berat kita sudah siap. Insya Allah secepatnya (kerusakan jalan) ditanggulangi," kata Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, H. Ruslan.

(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved