Berita Musi Rawas
Harga Bawang Merah dan Bawang Putih di Musi Rawas Terus Naik, Terdampak Pasokan Belum Maksimal
Harga bawang merah dan bawang putih di Kabupaten Musi Rawas mengalami kenaikan karena terdampak pasokan yang belum stabil.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Harga bawang merah dan bawang putih di Kabupaten Musi Rawas mengalami kenaikan karena terdampak pasokan yang belum stabil.
- Bawang merah di tingkat pedagang mencapai Rp38.000 hingga Rp40.000 sedangkan bawang putih antara Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram.
- Kurangnya stok saat ini dikarenakan pasokan bawang merah dari daerah Provinsi Sumatera Barat dan Brebes, Jawa Tengah, masih sedikit yang masuk ke Musi Rawas.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Pasokan yang belum maksimal berdampak terhadap naiknya harga bawang di Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.
Hasil pantauan reporter Sripoku.com di Pasar B Srikaton, diketahui bahwa harga bawang merah di tingkat pedagang mencapai Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogramnya.
Sedangkan untuk harga bawang putih antara Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogramnya.
Menurut pedagang, harga tersebut mengalami kenaikan. Di mana sebelumnya harga bawang merah hanya di harga Rp35.000 per kilogramnya dan harga bawang putih di harga Rp33.000 per kilogramnya.
Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga bawang merah dan bawang putih saat ini dikarenakan stok di pedagang yang belum maksimal.
"Stoknya masih kurang, jadi harganya naik," kata Heru, salah seorang pedagang bawang di Pasar B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Sabtu (11/4/2026).
Dijelaskannya, kurangnya stok saat ini dikarenakan pasokan bawang merah dari daerah Provinsi Sumatera Barat dan Brebes, Jawa Tengah, masih sedikit yang masuk ke Musi Rawas.
"Pasokan dari luar daerah belum maksimal, kemungkinan karena cuaca saat ini. Jadi stok kami sedikit dan berdampak terhadap harga yang naik," ungkapnya.
Memang dia mengaku bahwa di Musi Rawas ada sejumlah petani yang mengembangkan tanaman bawang merah. Hanya saja, jumlahnya tidak banyak dan belum mampu memenuhi kebutuhan pasar.
"Bawang lokal kita ada, tapi tidak banyak. Makanya kebanyakan pasokan kita dari luar daerah seperti dari Sumbar dan Jawa Tengah," jelasnya.
Sama halnya disampaikan Tatik yang juga pedagang bumbu dapur di Pasar B Srikaton.
Dia mengaku kenaikan harga bawang ini sudah terjadi sejak pasca-perayaan Idulfitri lalu.
"Sejak Idulfitri kemarin, harga bawang turun naik, tapi lebih banyak naik," katanya.
Dikatakannya, bahkan kenaikan harga tidak hanya terjadi dengan komoditas seperti bawang merah saja, akan tetapi bahan pokok lainnya juga mengalami hal yang sama.
Namun menurutnya, meskipun harganya naik, penjualan bawang saat ini cukup lancar. Bahkan lebih cepat habisnya dibanding harga murah.
| Kecelakaan Saat Kejar Jambret yang Ambil HP dan Dompetnya, Wanita di Musi Rawas Alami Luka Parah |
|
|---|
| Ular Kobra 1,5 Meter Masuk Kantor Bappeda Musi Rawas, Sembunyi di Saluran Pembuangan Kamar Mandi |
|
|---|
| Jual Narkoba ke Polisi, Pria di Musi Rawas Ditangkap Dengan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi |
|
|---|
| Cara Melaporkan Lampu Penerangan Jalan Umum yang Rusak di Musi Rawas, Kini Ditangani Dishub |
|
|---|
| Update Harga Sembako Hari ini di Musi Rawas Minggu 5 April 2026, Harga Cabai di Pedagang Anjlok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Harga-Bawang-Merah-dan-Bawang-Putih-di-Musi-Rawas-Terus-Naik-Terdampak-Pasokan-Belum-Maksimal.jpg)