Berita OKI

Update Harga Karet di OKI 4 April 2026 Alami Kenaikan Pasca Lebaran, Tembus Rp 15.800/ Kilo

Salah seorang petani setempat, Rifa'i mengungkapkan bahwa harga tersebut merupakan patokan hasil getah karet dengan durasi penyadapan

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
Para petani di wilayah Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat menjual getah karet mingguan tembus di angka Rp 15.800 per kilogram. 
Ringkasan Berita:
  • Harga jual getah karet di tingkat petani di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mengalami kenaikan harga dibanding bulan lalu.
  • Seperti halnya di Kecamatan Mesuji Raya misalnya, para petani kini menjual getah karet mingguan di angka Rp 15.800 per kilogram.
  • Salah seorang petani setempat, Rifa'i mengungkapkan bahwa harga tersebut merupakan patokan hasil getah karet dengan durasi penyadapan satu hingga dua mingguan.

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Memasuki pekan pertama bulan April 2026, harga jual getah karet di tingkat petani di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mengalami kenaikan harga dibanding bulan lalu.

Kendati di beberapa tempat harga jual getah karet ada yang naik dan ada juga yang justru menurun. Sesuai dengan tempatnya masing-masing.

Seperti halnya di Kecamatan Mesuji Raya misalnya, para petani kini menjual getah karet mingguan di angka Rp 15.800 per kilogram.

Salah seorang petani setempat, Rifa'i mengungkapkan bahwa harga tersebut merupakan patokan hasil getah karet dengan durasi penyadapan satu hingga dua mingguan.

"Harga karet mingguan sekarang hampir menyentuh Rp 16.000 perkilo. Alhamdulillah terus mengalami kenaikan setelah lebaran," ungkap Rifa'i kepada wartawan Sabtu (4/4/2026) siang.

Meski sedang ada kenaikan harga ini. Ia tetap waspada karena harga komoditas tanaman karet kini sering kali berubah-ubah tanpa kepastian (fluktuatif).

Menurutnya dalam beberapa bulan terakhir, harga karet di pasaran bak roller coaster rentang antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 perkilo.

"Memang harga tidak menentu. Akhir tahun 2025 sempat naik Rp 15.000 dan awal Januari 2026 lalu saja sempat jatuh diangka Rp 10.000 perkilo. Jadi kenaikan kali ini sangat di syukuri," sambungnya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Karet di OKI 16 Maret 2026 Tembus Rp 14.400/ Kg, Petani Sebut Stabil

Meksi demikian. Mewakili petani karet Rifa'i berharap harga akan terus naik dan mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Supaya bisa memenuhi keperluan makan, sekolah dan biaya hidup setiap hari. Ya, kami pengennya harga jual karet di tingkat petani bisa lebih mahal atau sampai Rp 20.000 perkilonya," ujarnya. 

Bagi petani sepertinya, berapa pun harga jual yang ditetapkan di pasarsan, mereka terpaksa menerima demi bisa menyambung hidup keluarga.

"Karena pekerjaan memahat karet pendapatan utama dan satu-satunya bagi kami. Jadi hasil inilah yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari dan membiayai kebutuhan keluarga," tutupnya.

Baca berita lainnya di google news

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved