Berita Musi Banyuasin

Kecelakaan Maut Jalintim Muba, Sopir Truk Tewas, Polisi Buru Sopir Bus yang Kabur

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi Km 194, tepatnya di Desa Telang

Penulis: Fajri Ramadhoni | Editor: Moch Krisna
sripoku/Fajri Ramadhoni
KECELAKAAN : Bus Alexa Pariwisata melintang di badan jalan usai terlibat tabrakan dengan truk tangki Mitsubishi Canter yang terbalik di Jalan Lintas Palembang–Jambi Km 194, Desa Telang, Bayung Lencir, Jumat (3/4/2026). Dari kecelakaan tersebut menelan korban jiwa sopir truk meninggal dunia. 
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut melibatkan Bus Alexa Pariwisata dan truk tangki minyak terjadi di Jalintim Muba Km 194, Desa Telang.
  • Toni (44), sopir truk asal Banyuasin, meninggal dunia di RSUD Bayung Lencir akibat luka parah di bagian kaki dan pelipis.
  • Polisi sedang memburu sopir bus yang melarikan diri usai kejadian dan mengimbau pelaku agar segera menyerahkan diri.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU -- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi Km 194, tepatnya di Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (3/4/2026) siang.

Tabrakan "adu kambing" antara Bus Alexa Pariwisata dan truk tangki pengangkut minyak merenggut nyawa sopir truk, sementara pengemudi bus dilaporkan kabur usai kejadian.

Korban tewas diketahui bernama Toni bin Lailani (44), seorang warga asal Desa Terentang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Ia merupakan sopir truk tangki dengan nomor polisi BG 8606 JL. Korban mengalami luka robek di bagian kaki kiri dan kanan serta luka di pelipis mata kanan, dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam penanganan medis di RSUD Bayung Lencir.

Sementara itu, pengemudi Bus Alexa Pariwisata dengan nomor polisi BH 7795 FU hingga kini belum diketahui identitasnya karena dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian sesaat setelah kecelakaan.

"Mobil bus datang dari arah Palembang. Nah, pas di lokasi, tiba-tiba salah satu kendaraan melebar. Duar! Suaranya besar sekali. Saya lihat sopir truknya luka parah, tapi sopir bus kabur tidak tahu ke mana," ujar Lutfi, warga sekitar.

Kasat Lantas Polres Muba, AKP Rendy Novriady, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Kecelakaan terjadi karena salah satu kendaraan melebar ke jalur lawan sehingga terjadi tabrakan depan atau adu kambing. Tim masih melakukan olah TKP dan pendalaman lebih lanjut," ujar Rendy.

Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari identitas dan keberadaan pengemudi bus yang melarikan diri.

"Dari kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit bus pariwisata dan satu unit truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan," ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada sopir bus pariwisata yang meninggalkan lokasi kejadian untuk segera menyerahkan diri.

"Kami meminta sopir bus segera menyerahkan diri untuk proses penyelidikan. Pasca-kecelakaan, arus lalu lintas sempat tersendat dan kini telah berangsur normal," jelasnya.

(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved