Idul Fitri
Hindari Macet di Jalintim, Pemudik Diminta Lewat Jalur Alternatif Palembang-Jambi
Pergerakan arus balik Lebaran 2026 sudah terasa, mengantisipasi kemacetan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) jalur Palembang-Jambi maupun sebaliknya
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Arus balik Lebaran 2026 di Sumsel mulai meningkat, dengan lebih dari 270 ribu pergerakan penumpang dalam sehari.
- Polisi menyiapkan jalur alternatif Jalintim Palembang–Jambi, rekayasa lalu lintas, hingga skenario one way jika diperlukan.
- Puncak arus balik diprediksi terjadi 24–25 Maret dan 28–30 Maret 2026, didukung kebijakan WFA agar pemudik tidak pulang bersamaan. Pembatasan truk sumbu 3 dan delayed system juga diterapkan untuk mengurai kemacetan.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 sudah terasa, mengantisipasi kemacetan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) jalur Palembang-Jambi maupun sebaliknya, kepolisian menyarankan jalur alternatif bagi pemudik agar tidak terjebak.
Dari postingan akun Instagram @polisi_muba untuk pemudik yang melintas dari arah Palembang menuju Jambi, di luar jalan Tol disarankan mengambil jalur alternatif berikut. Palembang menuju Jambi, Palembang-Betung-Sekayu-Musi Rawas-Jambi.
Sedangkan bagi pemudik yang datang dari arah Jambi menuju ke Palembang mengambil jalur Sarolangun-Lubuklinggau-Musi Rawas-(via Lahat-Prabumulih)/(via Sekayu-Betung)-Palembang.
Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso menambahkan bahwa seluruh jajaran telah disiapkan menghadapi lonjakan arus balik dalam beberapa hari ke depan.
"Arus balik mulai terasa dan kami sudah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas sesuai arahan pimpinan," ujar Anis, Senin (23/3/2026).
Aktivitas masyarakat meningkat seiring dimulainya arus balik. Pada tanggal 22 Maret 2026 Polda Sumsel mencatat lebih dari 270 ribu pergerakan penumpang di seluruh moda transportasi dalam satu hari.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak memaksakan berkendara saat lelah.
Masyarakat juga diminta memantau informasi rekayasa lalu lintas dan memanfaatkan rest area maupun pos pelayanan yang tersedia.
Pembatasan Kendaran Sumbu 3
Polda Sumsel mengimbau pemudik mengatur waktu arus balik seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah. Pemudik bisa membagi jadwal balik di tanggal 24 Maret sampai 26 Maret 2026 dan 28 Maret sampai 30 Maret 2026.
Dengan begitu pemudik tidak balik secara bersamaan, sehingga kepadatan arus kendaraan bisa ditekan.
Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo mengatakan, puncak arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah kesatu diperkirakan terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 kemudian puncak arus balik kedua diperkirakan terjadi 28 hingga 30 Maret 2026.
"Karena ada kebijakan WFA dari pemerintah sehingga diharapkan pemudik yang mau balik bisa memanfaatkan waktu dengan aman dan lancar," ujar Maesa, Selasa (24/3/2026).
Pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pembatasan kendaraan muatan besar dengan sumbu 3 ke atas untuk dikantongi pada tempat kantong parkir yang disediakan.
"Kendaraan bersumbu 3 atau lebih tetap kami batasi sesuai SKB, dan akan kami tempatkan di kantong-kantong parkir yang sediakan," katanya.
| Selama Periode Lebaran 11-30 Maret 2026, 321.751 Kendaraan Melintasi Tol Kayuagung-Palembang |
|
|---|
| Selama Momen Lebaran Idul Fitri 2026, Bandara SMB II Palembang Layani 193 Ribu Penumpang |
|
|---|
| 5 Contoh Teks Doa Acara Halal Bihalal Lebaran Idul Fitri 2026 yang Berkesan dan Penuh Doa |
|
|---|
| 2 Contoh Kata Sambutan Tuan Rumah Acara Halal Bihalal 2026 dalam Bahasa Sunda, Mengandung Makna |
|
|---|
| KUMPULAN Tema Acara Halal Bihalal 2026 yang Berkesan dan Penuh Makna Sebagai Referensi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Update-Jalintim-Palembang-Betung-Hari-ini-Senin-23-Maret-2026-Arus-Balik-Lebaran-Masih-Ramai-Lancar.jpg)