Berita OKU Timur

Mengenal Tradisi 'Luah Luah' dan Kearifan Lokal Idulfitri di Lima Eks Marga Komering Ulu

erayaan Hari Raya Idulfitri di wilayah lima eks marga dalam eks Kewedanaan Komering Ulu, yakni Bunga

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel/Choirul Rahman
TRADISI LEBARAN -- Rumah Budaya Suttan Puting Marga sejarah suku Komering, Minggu (22/3/2026). Tradisi ini menjadi wujud penghormatan kepada leluhur sekaligus mempererat silaturahmi antar keluarga. 

H. Leo Budi Rachmadi menambahkan bahwa nilai utama dari seluruh rangkaian tradisi ini adalah memperkuat hubungan kekeluargaan dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Yang paling penting bukan kemeriahannya, tetapi bagaimana nilai silaturahmi, rasa hormat kepada orang tua, serta kebersamaan itu tetap hidup. Inilah esensi Lebaran yang dijaga masyarakat Komering hingga hari ini,” tegasnya.

Ia juga berharap generasi muda dapat terus melestarikan tradisi tersebut, meskipun di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

“Tradisi ini adalah identitas. Jika tidak dijaga, dikhawatirkan akan hilang. Karena itu, peran keluarga sangat penting untuk mengenalkan dan mewariskan nilai-nilai ini kepada anak-anak,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved