Berita Ogan Ilir

Sedang Tertidur Lelap, Rumah di Rantau Panjang Ogan Ilir Hangus Terbakar, Lansia Selamat Dari Maut

Penyebab kebakaran ini sedang diselidiki lebih lanjut oleh Polsek Tanjung Raja yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Rantau Panjang.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polsek Tanjung Raja
DATANGI TKP - Personel Polsek Tanjung Raja mendatangi TKP kebakaran di Desa Kotadaro II, Kamis (19/3/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran rumah terjadi di Desa Kotadaro II, Ogan Ilir, Kamis (19/3/2026) dini hari akibat korsleting listrik.
  • Pemilik rumah Basmawi (60) bersama keluarganya berhasil selamat setelah terbangun dan meminta bantuan warga.
  • Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta dan api cepat membesar karena material kayu.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Kotadaro II, Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir, Sumsel.

Informasi dari polisi, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (19/3/2026) dinihari sekira pukul 02.00 WIB.

Penyebab kebakaran ini sedang diselidiki lebih lanjut oleh Polsek Tanjung Raja yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Rantau Panjang.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin mengatakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu.

"Saat api mulai menyala, pemilik rumah terbangun dan menyelamatkan diri bersama dua anggota keluarga lainnya," terang Zahirin di Mapolsek Tanjung Raja.

Baca juga: Breaking News: Kebakaran Rumah Terjadi di Payuputat Prabumulih, 3 Penghuni Dikabarkan Tewas Terbakar

Baca juga: Kebakaran di Talang Ubi PALI Hanguskan Rumah Milik Lansia, Tisno Syok Rumahnya Rata dengan Tanah

Pemilik rumah berteriak minta tolong hingga mengundang perhatian warga.

"Pemadaman dilakukan oleh warga sekitar. Ada sumber air sungai dekat lokasi kebakaran," ujar Zahirin.

Diketahui penyebab kebakaran karena korsleting atau hubungan pendek arus listrik.

Material rumah yang sebagian berupa kayu, membuat api dengan cepat menyebar melalap bangunan.

Saat ini pemilik rumah bernama Basmawi (60 tahun) untuk sementara ditempatkan di kediaman kerabat.

"Diperkirakan kerugian material mencapai Rp 75 juta. Anggota sudah ke TKP dan berkoordinasi dengan unsur pemerintahan desa," kata Zahirin.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved