Harga Sembako di Sumsel
Harga Daging Sapi di Pasar Martapura OKU Timur Naik Jelang Lebaran, Tembus Rp150 Ribu/ Kg
Saat ini harga daging sapi berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya sekitar Rp130.000 per kilogram.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- Harga daging sapi di Pasar Martapura naik menjadi Rp140.000–Rp150.000 per kilogram dari sebelumnya Rp130.000.
- Pedagang tetap memotong tiga ekor sapi atau sekitar 360 kilogram daging per hari.
- Pembeli mengaku tetap membeli daging meski jumlahnya dikurangi karena menyesuaikan kondisi ekonomi.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Harga daging sapi di Pasar Martapura, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya.
Saat ini harga daging sapi berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya sekitar Rp130.000 per kilogram.
Sementara itu, untuk tulang sapi dijual dengan harga Rp120.000 per kilogram.
Meski terjadi kenaikan harga, aktivitas jual beli daging di Pasar Martapura masih terbilang ramai.
Para pedagang bahkan tetap memotong sapi dalam jumlah yang relatif sama setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Faisal, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Martapura, mengatakan bahwa pada hari ini ia memotong tiga ekor sapi yang jika ditotal mencapai sekitar 360 kilogram daging.
“Kalau hari ini kami potong tiga ekor sapi, kira-kira sekitar 360 kilogram. Kemarin juga sama, tiga ekor sapi,” ujar Faisal saat ditemui jurnalis Tribunsumsel.com dan Sripoku.com di lapaknya, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, meskipun harga daging mengalami kenaikan, permintaan masyarakat masih cukup stabil. Hal ini terlihat dari aktivitas pasar yang tetap ramai oleh pembeli.
“Masih ramai pembeli. Dari tahun kemarin juga kondisinya hampir sama, tetap ada saja yang beli. Biasanya memang kalau kebutuhan rumah tangga atau untuk acara tetap dicari,” katanya.
Kenaikan harga daging sapi ini turut dirasakan oleh para pembeli. Sebagian masyarakat mengaku harus menyesuaikan jumlah pembelian agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dapur di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu.
Salah satu pembeli, Siti (38), warga Martapura, mengaku tetap membeli daging sapi meskipun harganya naik, namun dengan jumlah yang lebih sedikit dari biasanya.
“Kalau sekarang memang terasa naik. Biasanya saya beli satu kilo untuk stok di rumah, sekarang paling setengah kilo saja. Soalnya kebutuhan lain juga ikut naik, jadi harus diatur-atur,” ujarnya.
Baca juga: Daftar Harga Sembako di Musi Rawas, 8 Maret 2026, Daging Ayam dan Cabai Turun Terus
Ia mengatakan daging sapi masih menjadi salah satu bahan makanan yang tetap dicari, terutama untuk menu keluarga di akhir pekan atau saat ada acara tertentu.
“Kalau lagi ada keluarga datang atau mau masak yang agak spesial tetap beli daging, tapi ya sekarang lebih hemat saja,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pembeli lainnya, Rudi (42), yang mengaku kondisi ekonomi saat ini membuat masyarakat harus lebih bijak dalam berbelanja kebutuhan pokok.
| Update Harga Daging Ayam di Musi Rawas 25 April 2026 Turun JadiRp 35 Ribu Per Kilo |
|
|---|
| Lipsus : Untung UMKM Kuliner di Palembang Makin Tipis, Dampak Kenaikan Harga Minyak Goreng |
|
|---|
| Update Daftar Harga Sembako di Palembang 7 April 2026, Bawang Merah Naik Jadi Rp 40 Ribu/ Kg |
|
|---|
| Harga Daging Ayam di Musi Rawas Masih Tinggi Pasca Lebaran, Tembus Hingga Rp 49 Ribu/ Kilo |
|
|---|
| H-1 Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Musi Rawas Capai Rp 160 Ribu/ Kilo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/harga-daging-sapi-di-OKU-Timur.jpg)