Harga Sembako di Sumsel

H-1 Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Musi Rawas Capai Rp 160 Ribu/ Kilo

Tingginya permintaan masyarakat, berdampak terhadap harga daging yang naik.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com/Eko Mustiawan
Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Hari ini harga daging sapi capai Rp160.000 per kilogram. 

Ringkasan Berita:
  • Harga daging sapi jelang H-1 lebaran di Musi Rawas naik
  • Saat ini harga daging sapi capai Rp 160 ribu/ kilo
  • Pedagang daging sapi ramai diserbu warga

TRIBUNSUMSEL.COM,MUSIRAWAS- Sehari menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, harga daging di Kabupaten Musi Rawas mengalami peningkatkan.

Hari ini, harga daging mencapai Rp160.000 per kilogramnya.

Pantauan reporter Sripoku.com di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat menjelang hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha, pedagang daging memenuhi pelataran Pasar S Srikaton.

Tingginya permintaan masyarakat, berdampak terhadap harga daging yang naik. Bahkan, hari ini harga daging sudah tembus Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogramnya.

Dikatakan Soleh salah seorang pedagang daging sapi di Pasar B Srikaton mengatakan, harga daging sapi sebelumnya hanya Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogramnya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Kayuagung Tembus Rp 180 Ribu/ Kilo, Ayam Potong Rp 42 Ribu/Kilo

"Sekarang Rp160.000 per kilogramnya, kalau hari biasa itu paling Rp120.000 per kilogramnya ," katanya kepada Sripoku.com, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, untuk pembeli saat ini cukup ramai dibanding jelang Idul Fitri tahun lalu. Bahkan, sejak dua hari ini, dia sudah habis 4 ekor sapi.

"Mulai ramai pembelinya kemarin, karena kemarin juga hari prepekan bagi warga Muhammadiyah, mereka lebaran dulu, jadi banyak warga yang beli daging kemarin," ungkapnya 

Sementara itu, Parsia salah seorang pembeli mengaku tak pagi kaget ataupun heran dengan harga daging sapi saat ini yang mencapai Rp160.000 per kilogramnya.

Sebab menurutnya, sudah menjadi hal yang biasa, jika harga daging sapi akan naik dibanding hari biasanya. 

"Sudah tidak kaget, kalau mau lebaran pasti harga daging naik. Ini terjadi setiap tahunnya," katanya.

Ditambahkannya, meskipun naik, tentu hal itu tak membuatnya dan warga lainnya tidak membeli. Sebab, daging di sebagian masyarakat, adalah makanan yang harus ada saat lebaran hari pertama.

"Untuk makan sendiri, memang mahal, tapi daripada tidak makan daging. Karena kalau saya, daging jadi menu yang harus ada saat lebaran pertama. Mungkin sebagian masyarakat juga sama," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, daging sapi paling cocok untuk dimasak rendang, sehingga bisa menambah nafsu makan.

"Kalau saya, biasanya ditendang, kalau tulangnya paling di pindang. Tapi biasanya nanti kalau dagingnya sudah habis," tutupnya. 

Baca berita lainnya di google news

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved