Korupsi Dana Hibah Panwaslu OKI
PAW Komisioner KPU OKI, Haris Padilah Resmi Dilantik Gantikan Hadi Irawan yang Terjerat Korupsi
Saat dikonfirmasi Ketua KPU OKI, Muhammad Irsan membenarkan terkait dengan adanya pelantikan tersebut.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Setelah setahun kosong akibat kasus hukum mantan komisioner Hadi Irawan, jabatan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Ogan Komering Ilir akhirnya terisi.
- Haris Padilah resmi dilantik sebagai PAW oleh KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk masa jabatan 2024–2029.
- Ketua KPU OKI Muhammad Irsan berharap kehadiran komisioner baru membuat pendataan pemilih yang dinamis menjadi lebih efektif dan maksimal.
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Setelah setahun jabatan komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum Ogan Komering Ilir (KPU OKI) mengalami kekosongan.
Hal tersebut terjadi usai pejabat sebelumnya, Hadi Irawan terlibat kasus dugaan korupsi dana hibah panitia pengawas pemilu (Panwaslu OKI) tahun anggaran 2017–2018 hingga divonis 3 tahun 6 bulan penjara.
Tepat pada Selasa (3/3/2026) pagi. Haris Padilah resmi dilantik KPU Provinsi Sumatera Selatan sebagai pengganti antar waktu (PAW) untuk mengisi kekosongan komisioner KPU OKI masa jabatan 2024 hingga 2029 mendatang.
Saat dikonfirmasi Ketua KPU OKI, Muhammad Irsan membenarkan terkait dengan adanya pelantikan tersebut.
"Benar, tadi pagi sekitar jam 09.00 WIB, pelantikan Haris Padilah dilakukan di kantor KPU Provinsi Sumsel," ujar Irsan ketika dihubungi wartawan Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post.
Baca juga: KPU OKI Minta KPU Pusat Segera Proses PAW, Komisioner yang Terjerat Kasus Korupsi Dana Hibah
Baca juga: Hadi Irawan Dicopot Sebagai Komisioner KPU OKI, Usai Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Panwaslu OKI
Dikatakannya kembali, kekosongan selama setahun menjadi kendala serius bagi ritme kerja internalnya.
"Sudah sekitar setahun kekosongan dan sementara divisi tersebut diambil alih oleh saya selaku ketua. Jadi dengan telah dilantiknya Haris ini mulai besok sudah aktif bekerja," ungkapnya.
Menurutnya dengan telah diisi kembali komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU OKI. Maka Irsan berharap ke depan untuk kegiatan pendataan dapat lebih maksimal dan lebih baik lagi.
"Terkait dengan pendataan ini sangat krusial karena data berubah terus setiap waktu seperti ada menikah, meninggal, pindah masuk, pindah keluar dan lain,"
"Sedangkan setiap 3 bulan sekali kami rutin melakukan rapat pleno. Jadi otomatis dengan komisioner yang baru dilantik ini, harapannya menjadi lebih efektif dan maksimal dalam hal pendataan tersebut," pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| KPU OKI Minta KPU Pusat Segera Proses PAW, Komisioner yang Terjerat Kasus Korupsi Dana Hibah |
|
|---|
| Terlibat Korupsi Dana Hibah Pemilu, 2 Komisioner Panwaslu OKI Divonis Bersalah, Dipenjara & Didenda |
|
|---|
| Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Panwaslu OKI, Iksan Hamidi Kembalikan Rp 328 Juta ke Kejari OKI |
|
|---|
| Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Panwaslu OKI, Hadi Irawan Kembalikan Kerugian Negara Rp 402 Juta |
|
|---|
| Hadi Irawan Dicopot Sebagai Komisioner KPU OKI, Usai Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Panwaslu OKI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/PAW-Komisioner-KPU-OKI-Haris-Padilah-Resmi-Dilantik-Gantikan-Hadi-Irawan-yang-Terjerat-Korupsi.jpg)