Berita OKU Timur

Kantor Desa Pemetung Basuki OKU Timur Jadi Pusat Takjil Dadakan, Warga Rasakan Kehangatan Ramadan

Kantor Desa Pemetung Basuki, Kabupaten OKU Timur berubah menjadi  pusat aktivitas warga yang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Tayang:
Tribunsumsel.com/CHOIRUL RAHMAN
BERBURU TAKJIL RAMADAN -- Warga memadati halaman dan pinggir jalan depan Kantor Desa Pemetung Basuki untuk berburu takjil menjelang berbuka puasa, Sabtu (28/2/2026). Deretan lapak pedagang yang menjajakan aneka minuman dan gorengan menciptakan suasana Ramadan yang ramai dan penuh kehangatan. 

Ringkasan Berita:
  • Area depan Kantor Desa Pemetung Basuki berubah menjadi pusat pasar takjil dadakan setiap sore Ramadan.
  • Beragam takjil dengan harga terjangkau diminati warga, mulai dari minuman segar hingga gorengan dan makanan siap santap.
  • Aktivitas ini tak hanya memudahkan warga berbuka, tetapi juga menghidupkan ekonomi dan mempererat kebersamaan masyarakat.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Kantor Desa Pemetung Basuki, Kabupaten OKU Timur berubah menjadi pusat aktivitas warga yang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Langit yang mulai keabu-abuan menjadi latar kesibukan masyarakat yang datang silih berganti.

Kendaraan roda dua terparkir di sepanjang jalan, sementara warga lainnya memilih berjalan kaki menyusuri deretan lapak sederhana yang berdiri berdampingan di halaman kantor desa hingga ke pinggir jalan.

Beragam kuliner tersaji dan menggoda selera. Mulai dari es teh manis, es buah, hingga es campur dan berbagai jenis minuman segar pelepas dahaga tersedia di lokasi tersebut. 

Tak hanya minuman, jajanan ringan seperti gorengan, pempek, bakwan, tahu isi, pisang goreng hingga martabak manis dan telur yang masih hangat turut menjadi incaran pembeli.

Selain itu, pedagang juga menyediakan makanan jadi seperti aneka sayuran yang telah dibungkus satu per satu, memudahkan warga yang ingin praktis menyiapkan hidangan berbuka. 

Harga yang ditawarkan pun bervariasi dan relatif ramah di kantong, membuat pembeli leluasa memilih tanpa khawatir menguras isi dompet.

Pantauan jurnalis Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, masyarakat tampak begitu ramai memadati area tersebut.

Suara percakapan antara penjual dan pembeli berpadu dengan bunyi kendaraan yang melintas, menciptakan suasana khas Ramadan yang akrab dan penuh kehangatan.

Keramaian tidak hanya diisi oleh orang dewasa. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti orang tuanya.

Beberapa di antaranya membawa uang sendiri untuk membeli jajanan favorit mereka. 

Senyum dan tawa menghiasi wajah warga yang menikmati momen menjelang berbuka. Aktivitas tawar-menawar serta saling sapa antarwarga semakin mempererat kebersamaan.

Salah seorang warga, Siti, mengatakan keberadaan pedagang takjil di sekitar kantor desa sangat membantu masyarakat.

“Kalau sore begini kami tidak perlu jauh-jauh cari makanan berbuka. Di sini sudah lengkap, harganya juga terjangkau. Sekalian bisa ketemu tetangga, jadi suasananya lebih ramai,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Hal senada disampaikan Rudi, yang setiap hari datang bersama anaknya untuk membeli jajanan berbuka.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved