Berita Banyuasin
Tak Bisa Buka Blender Berisi Cabai, Pria di Banyuasin Ngadu Damkar, Diputar Petugas Langsung Terbuka
Pasalnya, karena tak bisa membuak blender, pria tersebut datang dan minta tolong ke Kantor Damkar Pangkalan Balai.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Seorang pria di Banyuasin mendatangi Kantor Damkar Pangkalan Balai karena kesulitan membuka tutup blender usai menggiling cabai.
- Petugas Damkar sigap membantu dan berhasil membuka tutup blender yang macet hanya dengan tangan kosong.
- Setelah blender terbuka, pria tersebut mengucapkan terima kasih dan pulang untuk melanjutkan membuat sambal.
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Seorang pria di Banyuasin kini tengah menjadi perhatian.
Pasalnya, karena tak bisa membuak blender, pria tersebut datang dan minta tolong ke Kantor Damkar Pangkalan Balai.
Pria paruh baya yang tidak dapat membuka derat tutup blander ini, memutuskan untuk meminta bantuan petugas damkar agar bisa membukakan tutup blander yang dibawanya.
Masih berisikan cabai yang sudah digilingnya, pria ini membawa sebagian blander miliknya ke Kantor Damkar Pangkalan Balai Banyuasin.
"Petugas kami, selalu siap membantu masyarakat apapun itu. Termasuk, ada masyarakat yang datang hanya karena kesulitan untuk membuka blander yang dipakainya usai menggiling cabai," kata PLT Kasat Pol PP dan Damkar Banyuasin Alpian, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Sambil Main Air, Ratusan Siswa TK dan RA di OKU Timur Antusias Ikuti Edukasi Kebakaran dari Damkar
Baca juga: Bersarang di Plafon, Damkar Musi Rawas Evakuasi Dua Ekor Ular Hijau Berlangsung Hingga 2 Jam
Kedatangan pria dengan membawa blander ini, langsung direspon petugas yang berjaga di kantor Damkar Pangkalan Balai.
Petugas menerima blander yang tidak dibukanya seusai menggiling cabai.
Aksi sigap petugas damkar, langsung berupaya agar tutup blander yang dibawa petugas tersebut bisa dibuka.
Upaya petugas, dengan menggunakan tangan kosong bisa membuka tutup blander tersebut.
"Saat si bapak memutar tutup blander, derat yang ada tidak pas. Sehingga, membuat tutup blander sulit untuk dibuka. Petugas kami yang ada di pos, langsung membantu dan bisa membuka tutup blander tersebut," jelasnya.
Wajah si bapak lega, melihat tempat blander kaca yang berisikan cabai giling, akhirnya bisa terbuka.
Tempat blander yang sudah terbuka, kembali diserahkan kepada si bapak.
"Usai terbuka, si bapak mengucapkan terima kasih dan mau pulang. Katanya, mau melanjutkan membuat sambal di rumah," pungkas Alpian.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin Mulai Buka Pendaftaran Santri, Gratiskan Biaya Bagi Warga Tak Mampu |
|
|---|
| Perjuangan Wanita di Banyuasin Selamatkan Ibu yang Stroke Dari Kobaran Api Saat Rumahnya Terbakar |
|
|---|
| Harga Nasi Padang di Banyuasin Kompak Naik Jadi Rp15 Ribu/Porsi, Dampak Bahan Pokok & Plastik Naik |
|
|---|
| Tak Ada SPBU Terapung, Nelayan di Sungsang Banyuasin Terpaksa Beli Solar Tak Resmi Rp10 Ribu/Liter |
|
|---|
| Penerapan WFH bagi ASN Banyuasin Resmi Berlaku, Unit Pelayanan Publik Tetap Wajib WFO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Tak-Bisa-Buka-Blender-Berisi-Cabai-Pria-di-Banyuasin-Ngadu-ke-Damkar-Diputar-Petugas-Langsung-Bisa.jpg)