Berita OKI

Perbaikan Tol Kayuagung–Palembang Dikebut, Target Rampung Sepenuhnya April 2027

Perbaikan ini merupakan bagian proyek besar penanganan jalan sepanjang 37 kilometer yang ditarget bakal rampung sepenuhnya April 2027 mendatang.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
PERBAIKAN - Sempat viral di media sosial akibat kondisi jalan tol yang kondisinya rusak, pengelola Kayuagung–Palembang (Kapal) melakukan perbaikan mulai dari Kilometer 345 hingga KM 348. 

Ringkasan Berita:
  • Pengelola Tol Kayuagung–Palembang melakukan perbaikan di KM 345–348 usai viral kondisi jalan rusak.
  • Tol ini merupakan bagian proyek penanganan sepanjang 37 kilometer yang ditargetkan rampung April 2027.
  • Kerusakan dipicu penyempitan lajur, tingginya curah hujan, serta beban kendaraan berat, dan kini telah dilakukan perbaikan cepat (smoothing) di titik terdampak.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG — Sempat viral di media sosial akibat kondisi jalan tol yang kondisinya rusak, pengelola Kayuagung–Palembang (Kapal) melakukan perbaikan dititik mulai dari Kilometer 345 hingga KM 348.

Perbaikan ini merupakan bagian proyek besar penanganan jalan sepanjang 37 kilometer yang ditarget bakal rampung sepenuhnya April 2027 mendatang.

Manajer operasional PT Waskita Sriwijaya Tol, Sabdo Hari Mukti saat mengungkapkan kerusakan tersebut dipicu oleh kombinasi penyempitan lajur akibat rekayasa lalu lintas, tingginya intensitas hujan dan beban kendaraan berat (tonase besar) terpusat di 1 titik.

"Kami langsung menurunkan tim ke lapangan melakukan penanganan cepat. Saat ini di lokasi sudah dilakukan smoothing atau sudah diperbaiki kembali," ujar Sabdo saat dihubungi pada Rabu (11/2/2026) sore.

Meski proyek ini direncanakan selesai 2027 mendatang, pengelola memastikan pengerjaan tidak akan kaku. Manajemen telah menyiapkan skema percepatan khusus momen-momen krusial di mana volum kendaraan meningkat.

“Untuk hari besar natal, tahun baru, dan menjelang lebaran. Kami melakukan percepatan khusus agar arus mudik dan balik tetap nyaman bagi pengendara," terangnya.

Menurutnya, demi menjaga keselamatan selama masa perbaikan, pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas yang memungkinkan kendaraan tetap melintas dari dua arah. Serta fasilitas keamanan ditingkatkan area konstruksi.

"Pemasangan rambu himbauan sebelum memasuki area rekayasa, petugas lapangan yang standby sepanjang hari,"

"Penempatan lima pos pantau yang tersebar dari KM 345 hingga KM 348 untuk memonitor arus lalu lintas secara real-time," ungkapnya.

Manajemen PT Waskita Sriwijaya Tol menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul selama proses perbaikan.

Sabdo mengimbau pengendara selalu waspada dan tidak paksakan laju kendaraan saat cuaca buruk.

"Kami mengimbau pengguna jalan tetap hati-hati, mematuhi rambu, mengikuti arahan petugas, serta mengurangi kecepatan saat hujan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum masuk jalan tol," tutupnya.

Baca juga: Tol Kayuagung-Palembang Viral Karena Rusak Parah, Ditargetkan Bakal Rampung Sepenuhnya April 2027

Baca juga: AHY Targetkan Tol Kapalbetung Bisa Difungsionalkan Pada H-10 Idul Fitri, Tinjau Jembatan Musi 5

Jembatan Musi 5 Tol Kapalbetung Fungsional H-10 Lebaran

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia (RI), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa, meninjau langsung Jembatan Musi 5 yang merupakan bagian dari pembangunan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (Kapalbetung).

Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi kemacetan parah di Jalan Lintas Timur. Kehadiran tol tersebut diharapkan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam, sehingga memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pengembangan kawasan dan pusat-pusat perekonomian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved