Berita Muara Enim
Puluhan Tahun Warga Pagar Agung Muara Enim Keluhkan Jalan Lumpur, Pemkab Janji Cari Solusi Terbaik
Jalan berlumpur di Dusun 7, Desa Pagar Agung, Muara Enim selama puluhan tahun terus dikeluhkan warga, Pemkab buka suara.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
"Kami sudah survei jalan tersebut, dan ternyata memang masih tanah. Dan kita akan upayakan mencari solusi yang terbaik," ujar Iwan.
Lanjut Iwan, statusnya jalan tersebut adalah jalan baru, makanya harus disurvei dahulu bagaimana kondisi di lapangan.
Lanjut dikatakan, dari hasil survei pada APBD Induk 2026, sudah dianggarkan Rp 1 miliar minimal untuk pengerasan terutama di titik-titik spot jalan yang hancur dan berlumpur sehingga untuk sementara masih bisa diakses masyarakat.
Nanti pada ABT APBD 2026, barulah dianggarkan lagi untuk pengerasan secara keseluruhan badan jalan.
"Jalan itu kalau mau langsung dibuat jadi biayanya cukup besar. Jika melihat kondisi saat ini sepertinya tidak mungkin sebab kita membangun harus skala prioritas," ujarnya.
Masih dikatakan Iwan, sebab dari hasil survei, jalan tersebut harus dibuat dengan sistem cor beton bukan diaspal karena di beberapa titik sering banjir.
Untuk cor beton tersebut biayanya lebih besar daripada jalan aspal.
"Kita sudah hitung-hitung biayanya, jika dibangun secara keseluruhan bisa menghabiskan dana diatas Rp 100 miliar. Itu tidak mungkin dengan kondisi keuangan sekarang makanya harus bertahap," ujarnya.
Ditambahkan Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan Ari Jonathan, S.T., M.M, bahwa pada tahun 2024, kita telah melakukan pengecoran dipangkal jalan.
"Dan pada Tahun 2026, kembali kita anggaran untuk peningkatan jalan. Karena jalan tersebut cukup panjang maka harus bertahap dan harus skala prioritas," ujarnya.
Lanjut Jonathan, untuk penanganan alternatif, mungkin akan meningkatkan jalan dari sekolah SD menuju ke jalan Segmen Kabupaten yakni Muara Enim - Lubai yang jaraknya hanya sepanjang 3 km sehingga nantinya masyarakat atau anak-anak sekolah bisa melewati dua akses jalan.
Sebab jika harus menunggu jalan desa sepanjang 25 km tentu akan lebih lama penanganannya karena harus bertahap.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Beli Innova Rp125 Juta, Mobil Pria di Muara Enim Malah Dicuri Penjual yang Eks Polisi, Dipasang GPS |
|
|---|
| Sebabkan Kerugian Rp834,8 Juta, 5 Pencuri 163 Rolling Door Pasar Inpres Muara Enim Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Drama Pengejaran Mobil di Muara Enim, Mobil Tercebur ke Sungai, Pelaku Mantan Polisi Ditangkap |
|
|---|
| Kecelakaan Adu Kambing Motor VS Bus di Muara Enim, 2 Pelajar Asal Gunung Megang Luka Berat |
|
|---|
| Awalnya Bela Paman, Remaja di Muara Enim Tikam Juru Parkir Hingga Tewas, Korban Ditikam 4 Kali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Puluhan-Tahun-Warga-Pagar-Agung-Muara-Enim-Harus-Lalui-Jalan-Berlumpur.jpg)