Berita OKU Selatan
9 Warga Alami Luka Berat Pasca Jembatan Gantung di Kisam Ilir OKU Selatan Putus
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah pasca musibah yang mengakibatkan korban luka berat.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Bupati OKU Selatan Abusama turun langsung meninjau jembatan gantung putus di Kecamatan Kisam Ilir sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah.
- Insiden yang terjadi Rabu malam (28/1/2026) menyebabkan sembilan warga mengalami luka berat dan mendapat perawatan di fasilitas kesehatan.
- Pemkab OKU Selatan memastikan penanganan darurat, kajian teknis, serta percepatan pembangunan kembali jembatan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., turun ke lokasi jembatan gantung putus yang menghubungkan Desa Campang Jaya, Kecamatan Kisam Ilir, dengan Desa Anugrah Kemu, Kecamatan Pulau Beringin pada Jumat (30/1/2026).
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah pasca musibah yang mengakibatkan korban luka berat.
Jembatan gantung tersebut putus pada Rabu malam (28/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Akibat kejadian itu, sembilan orang warga mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUD Muaradua serta Puskesmas Kisam Ilir.
Didampingi BPBD Kabupaten OKU Selatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Camat Kisam Ilir, unsur TNI–Polri, kepala desa setempat, serta masyarakat, Bupati Abusama meninjau langsung kondisi jembatan dan jalur penghubung antar desa yang selama ini menjadi akses vital aktivitas warga.
Di lokasi, Bupati menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Keselamatan warga adalah yang utama. Sejak kejadian, pemerintah daerah langsung bergerak cepat memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik,” ujar Abusama.
Menurut Bupati, jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis bagi mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses layanan kesehatan. Karena itu, penanganan tidak hanya difokuskan pada kondisi darurat, tetapi juga solusi jangka panjang.
“Jembatan ini adalah akses vital masyarakat. Kita tidak ingin kejadian serupa terulang. Saya sudah meminta OPD terkait bersama BPBD segera melakukan kajian teknis di lapangan, menyiapkan penanganan darurat, sekaligus merumuskan pembangunan jembatan permanen yang lebih layak dan aman,” tegasnya.
Baca juga: Siapkan Anggaran Rp 66 M, Pemprov Sumsel Janji Bakal Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak di Ogan Ilir
Baca juga: Cegah Aksi Pencurian Besi, Waga Jaga Jembatan yang Putus di Kandis Ogan Ilir Selama 24 Jam
Abusama juga memastikan Pemkab OKU Selatan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mempercepat proses penanganan dan pembangunan kembali jembatan tersebut.
“Kami akan berkoordinasi lintas pemerintah agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. Pemerintah hadir dan bertanggung jawab untuk memulihkan akses masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.
“Saya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Insyaallah, dengan kerja bersama, akses dan aktivitas warga akan segera kembali normal,” tutupnya.
Sementara itu, BPBD Kabupaten OKU Selatan hingga kini masih melakukan survei lanjutan dan pendataan teknis di lokasi kejadian sebagai dasar penentuan langkah penanganan selanjutnya, sembari memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran wahtsapp Tribunsumsel.com
| Dicekoki Miras Hingga Mabuk, Pelajar di OKU Selatan Jadi Korban Asusila, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Buron |
|
|---|
| Polisi OKU Selatan Bongkar Pengoplos 4,5 Ton Pertalite, 2 Tersangka Terancam Denda Rp60 Miliar |
|
|---|
| Kakek 74 Tahun di OKU Selatan Berbuat Asusila ke Cucu, Ancam Korban Usai Beraksi |
|
|---|
| Waspada Modus Penipuan Catut Nama Bupati OKU Selatan, Kominfo Tegaskan Nomor Palsu |
|
|---|
| Ribuan Warga Ikrar 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae', Polres OKU Selatan Perkuat Sinergi Kamtibmas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/9-Warga-Alami-Luka-Berat-Pasca-Jembatan-Gantung-di-Kisam-Ilir-OKU-Selatan-Putus.jpg)