Berita OKI
Sungai Pedamaran OKI Meluap Jadi 'Waterboom' Gratis, Ribuan Warga Antusias Bermain Air
Debit Sungai Pedamaran, Kabupaten OKI, Sumsel yang kini kondisinya meluap justru menjadi destinasi wisata air (waterboom) gratis bagi warga.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Sungai Pedamaran, OKI yang kondisi airnya kini meluap justru menjadi wahana permainan gratis bagi warga
- Keramaian ini terjadi sejak beberapa hari terakhir dan disambut antusias warga sekitar
- Tingginya debit Sungai Pedamaran akibat intensitas hujan yang meningkat sejak awal Januari 2026
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Debit Sungai Pedamaran, Kabupaten OKI, Sumsel yang kini kondisinya meluap justru menjadi destinasi wisata air (waterboom) gratis bagi warga.
Tak tanggung-tanggung, ratusan bahkan ribuan warga hadir dari berbagai kawasan di seputaran Sungai Pedamaran untuk menikmati 'wahana' gratis ini.
Antusias ini menjadi hamparan lapangan dan jalanan yang berada di Desa Lebuh Rarak, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mendadak berubah fungsi menjadi destinasi wisata air dadakan.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana layaknya wahana permainan air (waterboom).
Ribuan warga mulai anak-anak yang asyik berenang hingga orang dewasa yang sekadar bersantai, memadati area pinggiran sungai dan jalanan yang tergenang.
Salah satu pengunjung asal Desa Pedamaran 3, Mulyana mengaku sengaja datang ke Desa Lebuh Rarak untuk menikmati segarnya air sungai yang meluap hingga kejalan.
Baca juga: Sungai Komering Meluap Picu Banjir di OKI Meluas ke 4 Kecamatan, Sekolah dan Ribuan Rumah Terendam
Tidak tanggung-tanggung, ia sudah 2 hari berturut-turut menghabiskan waktu di lokasi tersebut bersama para keponakannya.
"Senang sekali, bukan main senangnya. Ini kolam gratis," ujar Mulyana dengan rona bahagia saat ditemui di lokasi Sabtu (24/1/2026) sore.
Menurut pengamatan Mulyana, keramaian awal tahun 2026 terasa sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jika biasanya luapan air hanya dianggap angin lalu, kali ini ribuan warga tumpah ruah memadati area pinggiran sungai.
"Jarang-jarang, baru tahun inilah yang paling ramai. Biasanya daerah sini tidak seramai ini," sebutnya sambil menunjuk kerumunan warga yang asyik berenang.
Meski debit air cukup tinggi dan luas, Mulyana mengaku tak merasa khawatir akan keselamatan dirinya maupun keluarganya.
Baginya, hidup berdampingan dengan sungai sudah menjadi bagian dari keseharian warga Pedamaran.
Banyak remaja dan anak-anak nekat melompat dari ketinggian kedalam air. Mereka tampak menggunakan ban dalam bekas hingga jeriken kosong sebagai pelampung.
"Tak takut tenggelam, sudah biasa. Orang Pedamaran itu sudah biasa berenang seperti ini karena rumah disini memang dekat sungai," tegas Mulyana.
| Kronologi Kecelakaan Maut Pemotor di Srigeni Lama OKI, Kaget Kendaraan dari Depan Saat Menyalip |
|
|---|
| Pengedar Narkoba Berusia 19 Tahun di OKI Ditangkap Polisi, Sempat Panik dan Buang Sabu 4,13 Gram |
|
|---|
| Jemput Bola, Disdukcapil OKI Berhasil Lakukan Perekama e-KTP 10 ODGJ di Desa Berkat |
|
|---|
| Bus Pariwisata Kecelakaan di Tol Terpeka OKI, Tabrak Belakang Truk Fuso |
|
|---|
| Kabel Semrawut di Kayuagung OKI Mulai Dirapikan, Pemkab Rencanakan Tanam Kabel Bawah Tanah |
|
|---|