Berita Banyuasin

Jalintim Palembang-Betung KM 70-71 Ditutup Selama 8 Hari, Pasang Girder Jembatan Tol KapalBetung

Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi menerangkan, penutupan tersebut akan dilaksanakan pada 30 Januari-2 Februari 2026 dan dan 11-14 Febuari 2026

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polres Banyuasin
DITUTUP - Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Suwandi saat mengecek lokasi pemasangan girder jembatan Tol KapalBetung Banyuasin di KM 70 dan 71 Jalintim Palembang-Betung Banyuasin, Senin (19/1/2026). Pelaksanaan pemasangan girder jembatan Tol KapalBetung pada tanggal 30 Januari sampai 2 Febuari dan 11-14 Febuari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Jalintim Palembang–Betung KM 70–71 akan ditutup sementara saat pemasangan girder Tol KapalBetung pada 30 Januari–2 Februari dan 11–14 Februari 2026, pukul 00.00–05.00 WIB.
  • Polres Banyuasin bersama Dishub dan Satpol PP menyiapkan pengamanan karena pengerjaan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.
  • Pengendara diimbau beristirahat di SPBU atau rumah makan, sementara penutupan bisa ditunda jika cuaca tidak memungkinkan.

 

TRIBUNSUMSEL. COM, BANYUASIN - Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung di KM 70 dan 71 di Betung Banyuasin bakal ditutup selama proses pemasangan girder jembatan Tol KapalBetung. 

Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi menerangkan, penutupan tersebut akan dilaksanakan pada 30 Januari-2 Februari 2026 dan dan 11-14 Febuari 2026,

"Penutupan selama pengerjaan pemasangan girder jembatan Tol KapalBetung akan dilaksanakan pada 30 Januari sampai 2 Febuari dan 11-14 Febuari 2026. Pelaksanaan pukul 00.00 hingga pukul 05.00," kata Suwandi pada Senin (19/1/2026).

Suwandi mengaku, pihaknya masih terus melakukan sosialisasi terkait persiapan penutupan Jalintim Palembang-Betung Banyuasin tersebut.

Karena, penutupan ini dibutuhkan persiapan yang sangat matang. Dikarenakan selama pengerjaan ini berpotensi bakal menimbulkan kemacetan panjang.

Sehingga, nantinya tak hanya personol Satlantas Polres Banyuasin yang akan dikerahkan. Personel dari Dishub dan Satpol PP Banyuasin juga bakal dibantu untuk melancarkan pengerjaan ini.

"Pengerjaan tiang jembatan ini, dari hasil rapat untuk satu tiang saja butuh waktu satu jam. Jadi memang, cukup memakan waktu yang lama dan dipastikan kemacetan panjang akan terjadi pada tanggal itu," ungkapnya. 

Baca juga: Selama Natal dan Tahun Baru 2026, 2,4 Juta Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera

Baca juga: Giliran Pengendara di Tol Palindra yang Ngaku Jadi Korban Pelemparan, Hutama Karya Beri Penjelasan

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan pemasangan girder jembatan, lanjut Suwandi penutupan dilaksanakan sejauh 1 kilometer dari titik pemasangan.

Hal ini, juga untuk bisa segera mengurai kepadatan kendaraan bila terjadi kuncian di dua jalur karena ketidaksabaran pengendara. 

Tak hanya itu saja, antisipasi lain juga dilaksanakan dengan penyebar personil gabungan selama penutupan Jalintim Palembang-Betung Banyuasin. Personel akan mobile untuk mencegah pengendara melawan arus atau mengambil jalur berlawanan. 

"Selama sosialisasi ini, kami juga menggandeng rumah makan dan SPBU untuk memberitahukan kepada pengendara. Menyarankan, lebih baik istirahat dahulu di rumah makan atau SPBU, ketimbang harus menunggu lama saat pengerjaan pemasangan girder jembatan," jelasnya. 

Namun, pemasangan girder ini juga mengacu pada cuaca.

Bila cuaca tidak memungkinkan, maka pemasangan girder jembatan akan dilakukan penundaan.  

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved