Berita Banyuasin
Askolani Ungkap Keunggulan dan Potensi Besar Sektor Pertanian di Banyuasin
Bupati Banyuasin Dr H Askolani mengungkapkan banyak keunggulan yang masih bisa dikembangkan dari sektor pertanian di wilayahnya.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Bupati Banyuasin Dr H Askolani hadir dalam podcast yang digelar di Graha Tribun Kota Palembang, Rabu (14/1/2026).
- Dalam kesempatan ini, Askolani mengungkap banyak keunggulan yang masih bisa dikembangkan dari sektor pertanian di Banyuasin
- Askolani optimis hasil pertanian di Banyuasin akan terus meningkat seiring dengan sistem yang terus diperbaiki
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Bupati Banyuasin Dr H Askolani mengungkapkan banyak keunggulan yang masih bisa dikembangkan dari sektor pertanian di wilayahnya.
Pernyataan ini disampaikan Askolani saat berbincang dengan Kepala Newsroom Tribun Sumsel-Sriwijaya Post Yudie Thirzano dalam podcast yang digelar di Graha Tribun Kota Palembang, Rabu (14/1/2026).
Menurut Askolani, jika berbicara soal pertanian di Banyusin, maka tidak ada akan habisnya.
Masih banyak peluang yang bisa dikembangkan dari sektor pertanian Banyuasin meski sebagian besar petani di Banyuasin masih setengah modern, akan tetapi kegigihan petaninya tak perlu diragukan.
"Apa keunggulan pertanian Banyuasin," tanya Kepala Newsroom Tribun Sumsel - Sriwijaya Post kepada Askolani.
"Banyak keunggulan atau potensi-potensi yang masih bisa terus dikembangkan dari pertanian Banyuasin. Lahan yang masih luas, hasil yang masih bisa ditingkatkan, petani yang gigih, dan faktor alam yang mendukung," jawab Askolani.
Yudie juga menanyakan terkait upaya yang akan dilakukan Banyuasin untuk dapat meningkatkan hasil panen yang maksimal dan bisa mengalahkan dua kabupaten di pulau Jawa.
Di sini, Askolani menjawab dari keunggulan yang dimiliki Banyuasin, pasti bisa menggungguli dua kabupaten di pulau Jawa tersebut.
Tak hanya terkait peningkatan hasil panen yang maksimal saja, menurut Askolani, harus ada perhatian lebih untuk petani untuk meningkatkan hasil panen.
Dengan peningkatan hasil panen, petani juga harus bisa hidup sejahtera.
Jangan sampai, hasil panen dan mewujudkan swasembada pangan, tetapi petani masih belum bisa sejahtera.
"Kalau di pulau Jawa itu, kendaraan sudah bisa masuk ke sawah untuk mengangkut hasil panen. Kalau di Banyuasin, belum bisa diterapkan harga Rp 6.500. Karena, biaya angkutannya mahal. Jadi harga beli terkadang sampai di bawah Rp 6.000," ungkap Askolani.
Dengan keberhasilan menjadi peningkatan beras terbesar di Indonesia, Banyuasin sudah mengajukan untuk bantuan perbaikan infrastruktur di lahan-lahan dan juga optimalisasi lahan-lahan.
Bila semua pengajuan dikabulkan, maka harga yang diterapkan pemerintah bisa dirasakan petani.
Penghasil Beras Terbesar di Indonesia
Diberitakan sebelumnya, bukan hanya penghargaan Satyalencana Wira Karya, Kabupaten Banyuasin melalui Bupati Banyuasin juga memperoleh penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto untuk Kabupaten terbesar penghasil beras se Indonesia.
| Hari Kartini, Nabila Askolani Ajak Perempuan Banyuasin Kejar Mimpi Tanpa Batas |
|
|---|
| 2 Truk Terguling di Sungai Dua Banyuasin Akibat Jalan Rusak Parah, Pengendara Terjebak Macet |
|
|---|
| Jalan Raya Sungai Dua Banyuasin Rusak Parah, Truk Semen Terbalik Picu Kemacetan |
|
|---|
| Kakek di Banyuasin Dilaporkan Usai Diduga Lecehkan Cucu 6 Tahunnya, Terbongkar Saat Ibu Mengintip |
|
|---|
| Kompak Jual Ganja, Kakak Beradik di Banyuasin Kini Ditangkap Polisi, Sudah Resahkan Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Tak-Hanya-Terpikir-Peningkatan-Panen-Bupati-Askolani-Ungkap-Pertanian-di-Banyuasin.jpg)