Banjir di OKI
Dampak Banjir, Akses Jalan OKI-OKU Timur Terputus, Warga Diminta Untuk Cari Jalur Alternatif
Curah hujan ekstrem yang terjadi sejak awal tahun membuat debit air sungai di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan meningkat drastis.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Luapan sungai akibat hujan ekstrem memutus akses jalan utama penghubung Kabupaten OKI menuju OKU Timur di perbatasan Desa Cahaya Tani–Kelirejo.
- Wakil Bupati OKI Supriyanto meninjau langsung lokasi dan mengimbau masyarakat mencari jalur alternatif karena jalan belum bisa dilalui.
- Pemkab OKI memastikan terus memberi dukungan dan memprioritaskan keselamatan warga terdampak banjir.
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Curah hujan ekstrem yang terjadi sejak awal tahun membuat debit air sungai di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan meningkat drastis.
Tak hanya merendam ribuan rumah yang tersebar di 4 Kecamatan, luapan sungai yang tak terbendung kini tenggelamkan akses jalan penghubung utama antar Kabupaten OKI menuju OKU Timur.
Hal tersebut dibenarkan saat Wakil Bupati OKI, Supriyanto melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir yang merendam wilayah kedua perbatasan.
Dalam kunjungannya didampingi oleh Camat Lempuing dan Kepala Desa setempat, Supriyanto memantau langsung titik banjir yang memutus akses di Desa Cahaya Tani (Kabupaten OKI) yang berbatasan langsung dengan Desa Kelirejo (Kabupaten OKU Timur).
"Kami menyampaikan bahwasanya kondisi debit air saat ini naik dan akses jalan penghubung sementara waktu belum bisa dilewati," ujar Supriyanto saat memberikan keterangan di tengah genangan air, Sabtu (10/1/2026) pagi.
Baca juga: Banjir Rendam 1.037 Rumah di Semendawai Suku III OKU Timur, Akses Antar Desa Lumpuh
Baca juga: Daftar 4 Kecamatan OKI yang Teredam Banjir Akibat Hujan Deras, Petugas Mulai Evakuasi Warga.
Ditegaskan dengan lumpuhnya akses ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat di dua wilayah tersebut.
"Maka kami mengimbau para pengendara dan masyarakat umum segera mencari jalur alternatif lain. Untuk mencapai daerah yang sedang terdampak banjir tersebut," ungkapnya.
Selain memantau kondisi infrastruktur terendam, kehadiran orang nomor dua di Bumi Bende Seguguk ini juga bertujuan pastikan keselamatan warga terdampak.
Supri mengatakan jajaran Pemerintah Kabupaten OKI akan terus memberikan dukungan penuh bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di seluruh daerah.
"Mudah-mudahan air cepat surut. Kami dari Pemerintah Kabupaten OKI bersama Camat Lempuing dan Kades langsung meninjau. Kami akan terus mensupport masyarakat yang terdampak, mohon doanya," pungkasnya.
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran WhatsApp Tribunsumsel.com
| Banjir di OKI Telan Korban Jiwa, Balita 2 Tahun Tewas Tenggelam, Berawal Ditinggal Nenek Beli Token |
|
|---|
| Ketinggian Air Sungai Komering Turun, BPBD OKI Masih Siaga Darurat Banjir Hingga Akhir Januari 2026 |
|
|---|
| 2.500 Rumah Terendam, Banjir di Air Sugihan OKI Mulai Surut, Masyarakat Tetap Diimbau Waspada |
|
|---|
| Sungai Komering Meluap Picu Banjir di OKI Meluas ke 4 Kecamatan, Sekolah dan Ribuan Rumah Terendam |
|
|---|
| Banjir di OKI, Kecamatan Kayuagung, Sp padang dan Pedamaran Terendam, Ratusan Rumah Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dampak-Banjir-Akses-Jalan-OKI-OKU-Timur-Terputus-Warga-Diminta-Untuk-Cari-Jalur-Alternatif.jpg)