Natal dan Tahun Baru 2026

Libur Tahun Baru 2026, Bendung Perjaya di OKU Timur Jadi Tempat Rekreasi Murah Meriah Masyarakat

Suasana di Bendung Perjaya, Desa Perjaya, Kecamatan Martapura, terlihat begitu ramai pada libur Tahun Baru 2026

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/CHOIRUL RAHMAN
BENDUNG PERJAYA -- Pengunjung memadati kawasan Bendung Perjaya di Kecamatan Martapura, OKU Timur, menikmati suasana sejuk dan angin semilir saat libur Tahun Baru 2026, Jumat (2/1/2025). Cuaca mendung membuat warga betah bersantai, bahkan ada yang memasang tenda kecil sambil menikmati pemandangan Sungai Komering. 

Ringkasan Berita:
  • Bendung Perjaya menjadi tujuan rekreasi murah meriah warga saat libur Tahun Baru 2026
  • Aktivitas wisata ini berdampak pada peningkatan ekonomi pedagang kecil
  • Selain sebagai destinasi rekreasi

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Suasana di Bendung Perjaya, Desa Perjaya, Kecamatan Martapura, terlihat begitu ramai pada libur Tahun Baru 2026, Jumat (2/1/2026).

Sejak pagi, masyarakat sudah berdatangan dan memadati sejumlah titik di kawasan bendung yang menjadi bagian dari Jaringan Irigasi Komering tersebut.

Cuaca mendung membuat udara terasa sejuk. Angin semilir menyapu hamparan pepohonan di sekitar bendungan, membuat masyarakat betah berlama-lama menikmati pemandangan Sungai Komering yang dibendung untuk mengairi areal pertanian seluas kurang lebih 120.000 hektar hingga wilayah Belitang, Kabupaten OKI, bahkan Lampung.

Sebagian pengunjung datang bersama keluarga, sebagian lagi bersama teman.

Ada yang duduk santai di tepi air, ada pula yang menyiapkan tikar bahkan tenda kecil untuk beristirahat dan menikmati hari libur tanpa harus keluar kota.

Dari pusat Kota Martapura, lokasi ini hanya berjarak sekitar 7 kilometer, sementara dari Kota Palembang kurang lebih 200 kilometer.

Bendung Perjaya mulai dibangun pada era Presiden Soeharto pada tahun 1991 dan rampung pada 1995.

Selain menopang sektor pertanian, keberadaannya juga membuka mata pencarian baru bagi masyarakat sekitar mulai dari perikanan hingga usaha kuliner sederhana.

Pedagang Kebanjiran Rezeki

Di antara keramaian pengunjung, para pedagang kecil terlihat sibuk melayani pelanggan.

Frida, salah satu pedagang makanan dan minuman, mengaku libur tahun baru selalu menjadi momen panen rezeki.

“Kalau hari biasa omzetnya paling sekitar enam ratus sampai tujuh ratus lima puluh ribu rupiah. Tapi kalau hari libur seperti ini bisa dua kali lipat. Alhamdulillah ramai sekali yang datang,” katanya, Jumat (2/1/2025).

Frida menuturkan, pengunjung banyak membeli minuman dingin dan makanan ringan untuk disantap sambil menikmati pemandangan.

“Yang laku biasanya minuman segar, jajanan, sama makanan ringan. Soalnya mereka kan duduk santai di pinggir bendung, jadi sambil makan-makan juga,” ujarnya.

Senada dengan itu, Yora pedagang lainnya mengaku ramai pengunjung membuat perputaran uang masyarakat ikut meningkat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved