Berita OKI

Momen Tahun Baru, Ratusan Anak Muda di OKI Bersihkan Sampah di Kawasan Taman Segitiga Emas

Langkah ini menjadi sangat penting  membantu petugas kebersihan dalam mengelola sampah dengan lebih efektif.

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
BERSIHKAN SAMPAH - 200 relawan dari berbagai komunitas dan latar belakang memadati area Taman Segitiga Emas Kayuagung Kamis (1/1/2026) pagi untuk membersihkan sampah. 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan pemuda Green Generation OKI menggelar aksi peduli lingkungan di Taman Segitiga Emas Kayuagung 
  • Hal ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.
  • DLH OKI mendukung kegiatan ini dan berencana mengembangkan program Green Generation Junior 

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Ratusan pemuda yang tergabung dalam green generation Kabupaten Ogan Komering Ilir (GG OKI) gelar aksi peduli lingkungan di areal Taman Segitiga Emas Kayuagung pada Kamis (1/1/2026).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKI, Muktaqid yang hadir memantau langsung mengungkapkan momentum tanggal 1 Januari 2026 waktu sangat tepat mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

"Kami sangat mendukung peran Green Generation OKI. Melalui momentum gerakan bersih serentak se-Indonesia ini, kami berharap generasi muda semakin teredukasi, terutama dalam kemandirian memilah sampah," ujar Muktaqid.

Tidak berhenti di aksi seremonial, Muktaqid mengungkapkan rencana strategis Pemkab OKI ke depan, pihaknya berencana kembangkan program green generation junior yang menyasar pelajar tingkat SMP.

"Tujuannya agar kesadaran memilah sampah terbentuk sejak dini. Kami ingin anak-anak ini menjadi influencer bagi keluarganya. Jika di rumah sudah terbiasa memilah sampah, masyarakat luas akan lebih mudah mencontoh,” tambahnya.

Baca juga: Taman Segitiga Emas Kayuagung Jadi Wisata Primadona Warga OKI Nikmati Libur Tahun Baru 2026

Baca juga: Jaga Kerapian Kota Saat Tahun Baru 2026, Satpol PP OKI Bersihkan Trotoar dari PKL

Dipaparkan Ketua Green Generation OKI, Deskia Rahma Eriani bahwa fokus utama kegiatan ini pemberian edukasi langsung ke masyarakat tentang klasifikasi sampah.

"Hari ini kami dibantu sekitar 200 volunteer. Fokus kami adalah pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Ini langkah krusial untuk membantu petugas kebersihan mengelola sampah dengan lebih efektif," jelas Deskia.

Diutarakan dia, salah satu kegiatan inti dalam aksi ini adalah pemilahan sampah organik dan anorganik.

Langkah ini menjadi sangat penting  membantu petugas kebersihan dalam mengelola sampah dengan lebih efektif.

"Sampah organik dapat diolah menjadi kompos atau pupuk, sedangkan sampah anorganik bisa didaur ulang. Dengan pemilahan yang benar, pengelolaan sampah jadi lebih mudah dan lebih ramah lingkungan," paparnya.

Senada dengan hal tersebut Wakil Ketua Green Generation OKI, Muhammad Saleh Kurniawan yang mengajak seluruh masyarakat OKI tidak lagi abai terhadap sampah rumah tangga.

Ia menekankan bahwa kenyamanan lingkungan dimulai dari tangan setiap individu.

"Satu orang saja bisa menghasilkan sampah dalam jumlah besar. Jika masyarakat melakukan pemilahan mandiri di rumah, beban sampah mencapai tempat pembuangan akhir (TPA) setiap harinya bisa berkurang signifikan," tegas Saleh.

Menurutnya, lingkungan yang bersih bukan hanya soal estetika, tapi juga tentang kesehatan manusia dan kelestarian ekosistem hewan.

"Kami berharap makin banyak warga memahami langkah kecil memilah sampah dari rumah bisa memberikan dampak besar terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan," tandasnya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved