Berita Ogan Ilir

Rekomendasi 2 Objek Wisata di Ogan Ilir untuk Libur Nataru, Ada yang Harga Tiket Masuknya Promo

Saung Desa Pulau Negara dan Danau Biru Tanjung Seteko-Palem Raya masuk dua rekomendasi objek wisata di Ogan Ilir.

Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
REKOMENDASI OBJEK WISATA -- Pengunjung di Objek Wisata Danau Biru di Ogan Ilir yang baru sof opening pada Sabtu (20/12/2025) lalu. Danau Biru masuk dalam dua rekomendasi objek wisata di Ogan Ilir yang cocok dikunjungi di musim libur. 

Ringkasan Berita:
  • Saung Desa Pulau Negara dan Danau Biru Tanjung Seteko-Palem Raya masuk dua rekomendasi objek wisata di Ogan Ilir
  • Untuk Desa Pulau Negara, berjarak sekitar 4 kilometer dari Jalinsum Palembang-Indralaya
  • Sedangkan Danau Biru di Tanjung Seteko-Palem Raya menawarkan keindahan alam dan berbagai wahana permainan yang banyak pilihannya

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Objek wisata di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan bisa menjadi rekomendasi bagi anda untuk menikmati masa liburan termasuk di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

Tribunsumsel.com merangkum dua objek wisata di Ogan Ilir yang cocok dikunjungi karena menawarkan sensasi liburan yang dijamin sangat mengesankan.

1. Saung Desa Pulau Negara

Objek wisata yang berlokasi di Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat ini terkenal karena keindahan tatanan taman, kolam renang dan kolam ikannya.

Mulai dibuka pada Januari lalu, objek wisata ini berjarak sekitar 4 kilometer dari Jalinsum Palembang-Indralaya.

Setiap hari, ratusan bahkan ribuan warga datang apalagi saat akhir pekan.

Adalah Soeharto Hasyim, seorang pria 57 tahun yang mempunyai ide membuka tempat wisata yang menurutnya berawal dari iseng.

"Tadinya kami iseng menyalurkan hobi seperti menanam, bikin taman kecil," kata Soeharto kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Minggu (21/12/2025).

Memiliki lahan seluas 5 hektar di sekitar rumahnya, Soeharto berinisiatif memanfaatkannya untuk menjadi sesuatu yang bernilai.

Ia juga membuka kedai makanan yang dapat digandrungi oleh anak-anak muda di desa tersebut.

Seiring proses penataan taman dan pembangunan kedai, Soeharto terpikir untuk membangun kolam renang anak.

"Jadi ide muncul terus saat menyalurkan hobi itu tadi. Apalagi saya sebelumnya sudah membangun kolam ikan sejak tiga tahun lalu," tutur Soeharto.

Sehingga terciptalah konsep wisata yang menggabungkan alam dan juga kuliner.

Tak disangka, tempat yang didesain Soeharto untuk sekadar menikmati masa tua dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat itu justru ramai dikunjungi.

Soeharto pun mengaku kaget karena pengunjung yang datang sangat ramai seperti objek wisata pada umumnya.

"Semakin sore, semakin ramai bahkan sampai malam hari. Bahkan tidak jarang jam 8 malam itu pengunjung baru bubar," ungkap Soeharto.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved