Berita Selebriti

Bongkar Video Minta Maaf Sarwendah, Ahli Ekspresi Kirdi Putra Sebut Tidak Tulus ke Ruben Onsu

Ahli ekspresi menilai permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah belum memenuhi unsur ketulusan secara utuh.

Tayang:
Instagram/@sarwendah29
MINTA MAAF -- Ahli ekspresi menilai permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah belum memenuhi unsur ketulusan secara utuh. 

Ringkasan Berita:
  • Video permohonan maaf yang diunggah Sarwendah melalui akun Threads miliknya terus memicu perbincangan.
  • Langkah klarifikasi ini diambil Sarwendah setelah dirinya banjir kecaman akibat potongan video live yang diduga menolak dana pendidikan anak Rp200 juta per bulan dari Ruben Onsu dengan nada kasar viral.
  • Ahli ekspresi ternama, Kirdi Putra, menilai permohonan maaf mantan istri Ruben Onsu tersebut tidak tulus secara utuh.

TRIBUNSUMSEL.COM - Video permintaan maaf yang diunggah Sarwendah di media sosial masih menjadi perhatian publik di tengah polemik yang berkembang usai konfliknya dengan mantan suami, Ruben Onsu.

Di tengah beragam respons warganet, ahli ekspresi Kirdi Putra turut memberikan analisis terkait pernyataan yang disampaikan mantan personel Cherrybelle tersebut.

Menurutnya, terdapat sejumlah unsur yang belum terpenuhi jika dikaitkan dengan indikator permintaan maaf yang tulus.

Kirdi menjelaskan bahwa sebuah permintaan maaf idealnya memuat tiga komponen utama, yakni siapa yang meminta maaf, kepada siapa permintaan maaf ditujukan, serta kesalahan apa yang diakui secara spesifik.

"Kalau kita bicara masalah Sarwendah, kita bicara sesuatu yang cukup kompleks nih. Ada penanda-penanda verbal maupun nonverbal yang kelihatan cukup jelas di dalam klarifikasi atau permohonan maaf dari Sarwendah.

Jadi gini, kalau kita mau lihat penanda verbal dan nonverbal, verbal itu apa yang keluar dari mulut, nonverbal apa yang terlihat atau pola," ujar Kirdi, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (6/6/2026). 

BUKTI NAFKAH -- Pengacara mengungkapkan Ruben rutin kirim Rp225 juta/bulan, bahkan tertib membayar biaya kantong plastik sampah senilai Rp9 juta untuk mantan istrinya
BUKTI NAFKAH -- Pengacara mengungkapkan Ruben rutin kirim Rp225 juta/bulan, bahkan tertib membayar biaya kantong plastik sampah senilai Rp9 juta untuk mantan istrinya (Instagram/@ruben_onsu)

Berdasarkan pengamatannya terhadap video tersebut, Kirdi menilai permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah belum memenuhi unsur ketulusan secara utuh.

"Kalau Sarwendah itu jelas, kalau ditanya apakah yang disampaikan adalah tulus sebagai permintaan maaf, jawabannya tidak."

Kirdi kemudian menjelaskan bahwa ada tiga syarat utama yang menurutnya harus dipenuhi dalam sebuah permintaan maaf yang tulus.

"Kenapa? Permintaan maaf yang tulus itu perlu terkandung tiga hal, nih ya. Tiga hal."

Menurut Kirdi, syarat pertama adalah adanya pengakuan secara jelas dari pihak yang meminta maaf. Dalam hal ini, ia menilai Sarwendah sudah memenuhi poin tersebut.

"Satu, yaitu bahwa dia menyebutkan siapa yang minta maaf. Jelas. Nah, Sarwendah menyebutkan. Betul. Satu dari tiga ya, satu dari tiga. Jadi dia bilang bahwa, 'Saya meminta maaf.' Nah, itu kan dia sebutin."

Namun, ia menilai syarat kedua belum terpenuhi karena tidak ada pihak yang secara spesifik disebut sebagai tujuan permintaan maaf tersebut.

"Yang kedua, dia perlu menyebutkan secara spesifik kepada siapa dia minta maaf. Dan kepada siapa dia minta maaf, yang disindir siapa? Apakah si A, si B, si C, atau mantan suami, misalnya. Apakah disebut? Jawabannya tidak ada," bebernya. 

"Tapi dia malah menyebutkan masyarakat Indonesia, menyebutkan misalnya keluarganya, menyebutkan anak-anaknya, menyebutkan penggemarnya. Iya. Tapi sebetulnya yang menjadi sasaran tembakan kata-kata dia yang sifatnya kasar atau sifatnya, tanda petik, mungkin nyinyir atau nyindir, misalnya, kan enggak disebut orangnya," tambah Kirdi. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved