Berita Selebriti

Lisa Mariana Sebut Ayu Aulia Kena Karma Usai Kehilangan Rahim, Ngaku Dirinya Pernah Dipaksa Aborsi

Selebgram Lisa Mariana seloroh menyebut Ayu Aulia kena karma kehilangan rahim karena aborsi di masa lalu, dulu pernah menyuruhnya guguri kandungan

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Instagram/lisamarianaaa
KOMENTARI AYU AULIA- Selebgram Lisa Mariana seloroh menyebut Ayu Aulia kena karma setelah kehilangan rahim karena aborsi di masa lalu, dulu pernah menyuruhnya guguri kandungan 

Ayu mengungkapkan bahwa setelah rangkaian acara pelantikan di Majalengka pada akhir Februari 2025, sang Bupati nyatanya masih menjalin komunikasi intens dan mengajak bertemu.

"Jangan menyebutku masa lalu untuk menenangkan publik ketika kenyataannya tahun lalu kamu masih bertemu denganku," tulis Ayu dalam unggahannya.

Salah satu bukti kuat yang ditunjukkan adalah pesan WhatsApp tertanggal 6 Maret 2025, di mana R mengajak Ayu untuk bertemu dan berbuka puasa bersama di sebuah tempat bernama 'Hoy' pada pukul 17.45 WIB. 

"Iya sore di Hoy kan ketemunya? Jam 17.45 ya sekalian buka puasa bu," tulis pesan tersebut.

Tak hanya itu, bukti perhatian kecil seperti kiriman foto kaki R yang keseleo saat menuju tenda pada hari Jumat, serta kiriman bunga dan cokelat pada hari Valentine (15 Februari 2025) menjadi bukti bahwa hubungan mereka tidaklah "selesai" seperti yang dicitrakan.

Kehilangan Rahim 

Hubungan itu berdampak kesehatan yang harus ia tanggung sendirian. 

Ayu mengakui bahwa dirinya hamil dan melakukan aborsi.

Ia mengklaim bahwa saat itu dirinya dalam kondisi tertekan.

Ayu pula menyebut kondisi itu berujung pada kesehatannya.

Ayu mengunggah foto hasil USG yang menunjukkan adanya tumor besar di dalam rahimnya. 

Kondisi medis yang sudah menyebar tersebut memaksa Ayu harus menjalani pengobatan berat selama 7 minggu hingga akhirnya ia harus kehilangan rahimnya.

Sambil membagikan foto dirinya yang terbaring lemah dengan peralatan medis lengkap di rumah sakit, Ayu mencurahkan rasa hancurnya.

"Kehilangan rahim, kehilangan masa depan yang dulu aku bayangkan, dan menjalani semuanya sendirian bukanlah hal kecil untuk dilupakan begitu saja," ungkapnya pedih.

Ia merasa sakit hati karena saat ia berjuang melawan penyakitnya, ia justru menjadi sasaran perundungan dan disalahkan oleh publik demi menjaga citra sang pejabat.

Ayu menegaskan bahwa tujuannya bersuara bukanlah untuk mencari sensasi atau sekadar menjatuhkan posisi R.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved