Berita Selebriti

Lama Tak Muncul, Begini Kabar Terbaru Budayawan Cak Nun, Noe Letto sang Anak Minta Tak Diganggu

Kabar terbaru budayawan dan tokoh Maiyah, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, setelah lama tak terdengar namanya, ternyata kini tengah

Tayang:
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/Cak Nun
ISTIRAHAT - Penggagas jemaah Maiyah Mocopat Syafaat, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun. Kini kondisi terbarunya diungkap sang anak. 

“Kamu kalau pemuda pengen membuat perubahan, do something. Ayo kita gandengan,” ucapnya.

Menurut Noe, perubahan tidak harus selalu menunggu figur besar atau tokoh lama tampil kembali di depan publik.

“Mungkin kita bukan orang kuat, tetapi kalau kita do something bareng-bareng, we can make change probably, daripada enggak ngapa-ngapain,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa absennya Cak Nun dari panggung Maiyah bukan semata soal fisik, tetapi juga menjadi momentum refleksi bahwa gagasan dan semangat yang selama ini ia tanamkan semestinya bisa dilanjutkan bersama.

Cak Nun sendiri selama puluhan tahun dikenal sebagai figur sentral dalam berbagai forum Maiyah, mulai dari Padhangmbulan, Mocopat Syafaat, hingga sejumlah simpul Maiyah di berbagai daerah.

Dalam penjelasan di situs resminya, Maiyah memang dipahami bukan sekadar forum yang harus selalu bergantung pada kehadiran langsung Cak Nun, melainkan juga sebagai ruang “sinau bareng” yang telah tumbuh menjadi jejaring komunitas di banyak kota.

Meski demikian, bagi banyak jemaah, ketidakhadiran Cak Nun dalam waktu yang cukup panjang tetap memunculkan tanda tanya, terutama terkait kondisi kesehatannya.

Kini, lewat penjelasan langsung dari Noe Letto, publik mendapat gambaran bahwa Cak Nun sedang fokus menjalani masa pemulihan dan memang memerlukan ketenangan untuk beristirahat.

Di tengah kondisi ayahnya yang masih menjalani recovery, Noe belakangan memang semakin sering tampil di ruang publik dengan kapasitas yang lebih luas, tidak hanya sebagai musisi tetapi juga sebagai pemikir dan figur publik.

Awal 2026, Noe bahkan dilantik sebagai tenaga ahli di Dewan Pertahanan Nasional, yang semakin menegaskan pergeseran peran publiknya ke ruang pengabdian yang lebih strategis.

Kehadiran Noe di ruang publik itu seolah menandai fase baru, ketika sebagian nilai dan semangat perjuangan yang selama ini lekat pada Cak Nun mulai diterjemahkan oleh generasi berikutnya dengan pendekatan yang berbeda.

Sosok Cak Nun

Cak Nun dikenal luas sebagai ulama, budayawan, sekaligus pemikir yang kerap menyuarakan pandangan kritis terhadap persoalan sosial, budaya, dan kemanusiaan. Ia memiliki nama lengkap Muhammad Ainun Nadjib dan juga akrab disapa Mbah Nun.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Cak Nun merupakan figur multidisipliner. Ia aktif sebagai seniman, penyair, sastrawan, penulis, filsuf, cendekiawan, pemikir Islam, hingga pekerja sosial.

Bidang yang ia geluti pun sangat beragam, mulai dari sastra, teater, tasawuf, tafsir, filsafat, musik, pendidikan, kesehatan, hingga isu-isu keislaman.

Tak sedikit yang menilai Cak Nun sebagai pribadi “multi-dimensi”. Pria kelahiran 27 Mei 1953 ini merupakan salah satu intelektual Muslim berpengaruh di Indonesia.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved