Pembunuhan Cucu Mpok Nori

Awal Mula Cucu Mpok Nori Bertemu dengan WN Irak, sang Mantan Suami yang Membunuhnya

Setelah hampir empat tahun bekerja, Dwintha pulang ke Indonesia dan ternyata FTJ mengikutinya dan melamarnya.

Editor: Weni Wahyuny
Tribunnews.com/Jeprima/ Tribun Jakarta/ Bima Putra
PEMBUNUHAN - ((kiri) mendiang Mpok Nori dan (kanan) pemakaman cucu Mpok Nori yang jadi korban pembunuhan mantan suami 

Ringkasan Berita:
  • Kisah cinta Dwinta dan FTJ berawal dari pertemuan di Malaysia, saat Dwinta jadi TKI.
  • Keluarga merestui pernikahan mereka pada 2019 karena melihat keduanya saling menyukai.
  • Selama pernikahan, korban disebut tak bahagia dan mengalami tekanan batin.

TRIBUNSUMSEL.COM – Dwintha Anggary (37), cucu komedian Mpok Nori, tewas di kamar kontrakannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Ia dibunuh oleh FTJ, mantan suaminya yang merupakan warga negara Irak.

Keluarga mengungkap awal mula perkenalan Dwintha dengan FTJ sebelum akhirnya menikah.

Kakak korban, Dian, menceritakan awal pertemuan Dwintha dengan pria asal Irak tersebut saat adiknya bekerja sebagai TKI di Malaysia.

"Itu tahun 2007 adik saya ke Malaysia. Nah, itu dia jadi TKI di sana. Nah, terus dia berkenalan dah sama orang ini," kenang Dian di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026).

Setelah hampir empat tahun bekerja, Dwintha pulang ke Indonesia.

Namun, FTJ justru menyusul dan melamar Dwintha.

"Enggak tahunya laki ini ngikut, nyusul gitu. Nyusul terus melamar adik saya," lanjut Dian.

Keluarga akhirnya merestui pernikahan mereka pada 2019 karena melihat keduanya saling menyukai.

Namun, rumah tangga mereka tidak berjalan bahagia.

Dian menyebut kemungkinan sikap keras dan cara bicara FTJ yang tinggi membuat adiknya tertekan secara mental.

"Walaupun kalau memang dia kena KDRT, mungkin ada lebam-lebam, dia enggak pernah konfirmasi atau enggak pernah ngomong gitu. Tapi yang (kena) ini mah psikisnya dia," tutur Dian.

Baca juga: Awal Mula Retaknya Rumah Tangga Cucu Mpok Nori dengan WN Irak hingga Terjadi Pembunuhan

Keguguran 3 Kali

Tekanan batin tersebut diduga berdampak besar pada kondisi Dwintha.

Sehingga ia harus mengalami keguguran hingga tiga kali.

"Almarhumah keguguran tiga... tiga kali keguguran. Yang pertama 3 bulan, 6 bulan, sama 8 bulan. Ya kalau enggak (stres), secara ini kan enggak mungkin anaknya keguguran sampai tiga kali," ucap Dian.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved