Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Tabiat Fuad WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori Dibongkar Keluarga Korban, Kerap Cemburu dan Mengekang
Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad (49), tersangka pembunuhan cucu Mpok Nori, Dwintha.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad (49), WNA asal Irak yang merupakan mantan suami siri korban kerap cemburu karena korban memiliki banyak relasi di lingkungan kerja, terutama rekan laki-laki.
- Selama berhubungan, pelaku dikenal sangat mengontrol dan membatasi ruang gerak korban.
- Keduanya telah bercerai secara siri sejak awal Februari 2026. Pelaku berulang kali mengajak rujuk namun ditolak oleh korban, yang memicu tekanan emosional pada pelaku.
TRIBUNSUMSEL.COM - Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad (49), tersangka pembunuhan cucu Mpok Nori, Dwintha, ternyata kerap cemburu sejak korban aktif bekerja dan memiliki banyak relasi, terutama dengan rekan kerja laki-laki.
Hal ini diungkap Dian Puspitasari (40), kakak kandung Dwintha.
"Semenjak Anggi kerja, banyak teman, kan rata-rata temannya cowok juga, nah di situ dia cemburu," ujar Dian kepada Kompas.com saat ditemui di lokasi, Minggu (22/3/2026).
Menurut Dian, Dwintha merupakan sosok yang mudah bergaul, dan hal ini diduga menjadi salah satu pemicu kecemburuan pelaku. "Ya mungkin dia cemburunya di situ," ucapnya.
Dian menilai pelaku memiliki sifat cemburuan dan cenderung membatasi ruang gerak korban selama menjalin hubungan.
"Dia agak cemburuan. Jadi kalau orang Irak modelnya 'Kamu mau apa saja saya kasih, tapi kalau untuk pegang duit saya enggak kasih'," ujarnya.
Baca juga: Ada Jeda Waktu Pelaku Ambil Pisau, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana Cucu Mpok Nori
Dian mengungkapkan, pelaku sempat melakukan percobaan bunuh diri setelah ditolak rujuk oleh korban. Pelaku diduga mengalami tekanan emosional karena keinginannya untuk kembali menjalin hubungan tidak direspons.
"Sempat mau bunuh diri tapi enggak berani. Cuma sayat-sayat tangan doang. Itu karena dia pengen balik dan merasa bersalah sama adik saya," kata Dian.
Ia menambahkan, pelaku terus berupaya mengajak korban rujuk, namun tidak mendapat tanggapan.
Dian menilai pelaku memiliki sifat cemburuan dan cenderung membatasi ruang gerak korban selama menjalin hubungan.
"Dia agak cemburuan. Jadi kalau orang Irak modelnya 'Kamu mau apa saja saya kasih, tapi kalau untuk pegang duit saya enggak kasih'," ujarnya.
Dian mengungkapkan, pelaku sempat melakukan percobaan bunuh diri setelah ditolak rujuk oleh korban.
Pelaku diduga mengalami tekanan emosional karena keinginannya untuk kembali menjalin hubungan tidak direspons.
"Sempat mau bunuh diri tapi enggak berani. Cuma sayat-sayat tangan doang. Itu karena dia pengen balik dan merasa bersalah sama adik saya," kata Dian.
Ia menambahkan, pelaku terus berupaya mengajak korban rujuk, namun tidak mendapat tanggapan.
| Pekerjaan Fuad, WN Irak Bunuh Dwintha Cucu Mpok Nori Dibongkar Keluarga Korban, Kerap Minta Uang |
|
|---|
| Keseharian Fuad, WN Irak Bunuh Dwintha Cucu Mpok Nori, Dikenal Warga Tertutup hingga KDRT Korban |
|
|---|
| Gelagat Fuad WN Irak Usai Bunuh Cucu Mpok Nori, Panik Bawa Karpet Korban Kabur, Terekam CCTV |
|
|---|
| Awal Mula Cucu Mpok Nori Bertemu dengan WN Irak, sang Mantan Suami yang Membunuhnya |
|
|---|
| Awal Mula Retaknya Rumah Tangga Cucu Mpok Nori dengan WN Irak hingga Terjadi Pembunuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/WN-Irak-bernama-Fuad.jpg)