Bulan Ramadan

Doa Lailatul Qadar Allahumma Innaka Afuwwun Karimun Tuhibbul Afwa Fa Fu Anni

Membaca doa Lailatul Qadar adalah anjuran Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dalam hadits  yang menerangkan doa agar bertemu dengan malam Lailatul Qadar

Editor: Abu Hurairah
Tribunsumsel
SHALAT LAILATUL QADAR - Ilustrasi berdoa di malam lailatul qadar (Foto Arsip Tribunsumsel.com). Doa Lailatul Qadar Allahumma Innaka Afuwwun Karimun Tuhibbul Afwa Fa Fu Anni 

TRIBUNSUMSEL.COM - Malam Lailatul Qadar menjadi waktu yang sangat istimewa untuk berdoa kepada-Nya, agar doa-doa dikabulkan, rezeki yang berlimpah diberikan, dan dosa-dosa diampuni.

Membaca doa pada saat Lailatul Qadar adalah anjuran Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dalam hadits  yang menerangkan doa agar bertemu dengan malam Lailatul Qadar malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Doa ini diungkapkan Rasulullah saat Siti Aisyah bertanya tentang amalan yang bisa dilakukan saat mendapati Lailatul Qadar.

Di dalam artikel NU Online berjudul Doa Malam Lailatul Qadar yang ditulis oleh Ustadz Alhafiz Kurniawan dikemukakan, bahwa terdapat dua doa Lailatul Qadar dari dua riwayat hadits dari Sayyidah Aisyah ra.

Berikut 2 doa Lailatul Qadar dengan tulisan arab, latin, serta terjemahannya: 

Doa pertama

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي   

Latin: Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)

 Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”

Doa ini berdasarkan hadits Nabi yang diriwayatkan Imam At-Tirmidz.

Doa kedua 

   اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي 

 LatinL: Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah).

Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”

Ustadz Alhafiz menyampaikan bahwa redaksi doa Lailatul Qadar yang kedua ini diambil berdasarkan hadits riwayat lima imam hadits kecuali Imam Abu Dawud.

Cara mengamalkan doa Lailatul Qadar dapat dibaca sepanjang bulan Ramadhan atau secara khusus dilakukan secara istiqamah pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Karena mayoritas ulama Mazhab Syafi’i meyakini Lailatul Qadar jatuh pada rentang waktu itu. "Hal ini berdasarkan isyarat hadits yang meriwayatkan Rasulullah meningkatkan ibadahnya pada 10 malam tersebut. Pada kesempatan itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak doa Lailatul Qadar," ungkapnya.

Berikut amalan malam lailatul Qadar

1. Melakukan Solat Malam (Qiamullail)

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya agar mencari dan menghidupkan 10 malam terakhir Ramadhan.

 ‘Aisyah R.Anha, katanya:

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved