Bulan Ramadhan

Lailatul Qadar 2026 Tanggal Berapa? Ini Waktu Datang Beserta Tanda-tandanya

Simak informasi dan penjelasan mengenai waktu datangnya malam lailatul qadar 2026 beserta tanda-tandanya.

Freepik
ILUSTRASI AL QURAN - Waktu datangnya malam lailatul qadar 2026 beserta tanda-tandanya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Lailatul qadar adalah malam yang dinantikan umat muslim karena hanya terdapat menjelang berakhirnya bulan Ramadhan.

Dalam Al-Quran surat Al-Qadr ayat 3, Allah SWT menetapkan keutamaan malam Lailatul Qadar sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Pada malam ini akan diampuni dosa yang telah lampau bagi orang yang beribadah di malam lailatul qadar atas dasar iman kepada Allah SWT.

Meskipun tidak disebutkan tanggal yang pasti, namun terdapat petunjuk dalam Al-Quran dan hadits yang memberikan informasi tentang tanda-tanda dan keistimewaan malam Lailatul Qadar ini.

Waktu Terjadinya Malam Lailatul Qadar

Dikutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag), berikut sejumlah petunjuk Rasulullah SAW terkait kapan terjadinya malam Lailatul Qadar:

1. Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qodar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan” (HR. Bukhari)

2. Malam-malam Ganjil

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qodar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan” (HR. Bukhari)

3. Tujuh Malam Terakhir

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى
“Carilah lailatul qodar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa” (HR. Muslim).
Dalam riwayat lain

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى
“Carilah lailatul qodar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa” (HR. Bukhari).

4. Di Malam ke-27

وَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُ أَيُّ لَيْلَةٍ هِيَ هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ
“Demi Allah aku tahu kapan malam itu, yaitu malam yang kita diperintahkan oleh Rasulullah SAW untuk menghidupkannya, yaitu malam kedua puluh tujuh” (HR. Muslim dari Ubay Bin Ka’ab).

Demikian juga hadis dari Mu’awiyah beliau menukil perkataan dari Nabi sallallahu alaihi wasallam,

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved