Bulan Ramadhan

Materi Kultum Ramadhan 1447 H/2026 Hari Ke-2 Singkat untuk Sholat Tarawih dan Subuh

Gunakan materi kultum Ramadhan 1447 hijriyah 2026 hari ke-2 singkat untuk sholat tarawih dan subuh.

Tayang:
Freepik
ILUSTRASI - Materi Kultum Ramadhan 1447 H/2026 Hari Ke-2 Singkat untuk Sholat Tarawih dan Subuh 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. 

Di bulan Ramadhan, umumnya setelah sholat Isya sebelum tarawih maupun setelah Subuh terdapat kuliah tujuh menit atau kultum yang disampaikan kepada para jamaah.

Bagi Anda yang membutuhkan materi kultum tarawih dan subuh malam kedua di bulan Ramadhan 1447 hijriyah, bisa menggunakan contoh berikut.

Materi 1: Menjaga Lisan Agar Puasa Tak Sia-sia

Puasa adalah ibadah yang unik karena ia bersifat rahasia antara hamba dan Tuhannya. Namun, nilai puasa ini sangat rentan rusak jika kita tidak mampu menjaga lisan.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan bahwa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa pun dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga saja.

Mengapa hal itu terjadi? Karena secara fisik mereka menahan makan dan minum, tetapi secara lisan mereka tetap melakukan ghibah, fitnah, dan berkata-kata kotor.

Lisan adalah anggota tubuh yang paling tajam. Luka karena pedang bisa sembuh, namun luka karena lisan bisa membekas selamanya dan menghanguskan pahala amal kita.

Di era digital ini, lisan tidak hanya berupa ucapan, tapi juga ketikan jari di media sosial. Menulis komentar buruk atau menyebar hoaks sama saja dengan merusak puasa kita.

Puasa seharusnya menjadi "Junnah" atau perisai. Jika kita tetap mencela dan berbohong, maka perisai itu akan retak dan tidak lagi mampu melindungi kita dari api neraka.

Islam mengajarkan, jika kita tidak bisa berkata yang baik, maka diam adalah pilihan terbaik. Diamnya orang berpuasa dengan niat menjaga lisan adalah ibadah.

Mari kita latih diri untuk lebih banyak berdzikir, membaca Al-Qur'an, atau mendoakan orang lain daripada sibuk membicarakan kekurangan sesama manusia.

Menjaga lisan menuntut kesadaran penuh. Setiap kata yang keluar akan dicatat oleh malaikat dan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah kelak.

Semoga puasa kita tahun ini berkualitas, bukan hanya sekadar ritual menahan lapar, melainkan puasa yang menyucikan hati dan memperbaiki tutur kata kita.

Materi 2: Keajaiban Sedekah di Bulan Suci

Ramadhan adalah bulan kedermawanan. Rasulullah SAW digambarkan sebagai orang yang paling dermawan, namun kedermawanan beliau meluap-luap seperti angin yang berhembus saat Ramadhan tiba.

Sedekah di bulan ini memiliki keistimewaan luar biasa. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, seolah-olah kita sedang menanam benih di tanah yang sangat subur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved