Mengedit dan Mengupload Berita
Muhammad Tahrul awalnya salah satu dari empat korban selamat dan memgalami luka bakar hingga mencapai sekitar 90 persen di sekujur tubuhnya.
Namun saat kejadian, terdapat 18 orang di dalam bus yang terdiri dari 14 penumpang dan empat kru bus.
Kabar meninggalnya korban dibenarkan Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Muratara, Aiptu Iin Sodikin.
Di saat bersamaan, dari arah belakang muncul sepeda motor Honda Astrea C100 BH 6087 GB yang dikendarai korban.
Pemasangan culvert box yang sudah ada di lokasi juga belum dilakukan, sehingga pengendara masih melintasi plat besi dan jembatan besi sementara.
Seorang pria dilaporkan meninggal dunia karena tersengat aliran listrik di Desa Tanjung Laut, Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir.
Diketahui, sebelumnya terdapat tiga korban selamat kecelakaan Bus ALS yang dirawat di RSUD Rupit.
Kali ini, aksi pencurian terjadi di rumah warga yang berada di Jalan Sungai Rengas, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang.
Dengan wajah sedih, Rizki mengaku tidak percaya saat kakaknya yang menjadi sopir serep Bus ALS tersebut ikut menjadi korban kecelakaan.
Korban sebelumnya diberangkatkan dari RSUD Rupit sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan helikopter milik Polri.
Banyak pengendara mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam pribadi. Ada pula yang merekam dari dalam kendaraan tanpa berhenti.
Korban diduga tenggelam setelah terlepas dari pengawasan orang tuanya yang sedang sibuk mengevakuasi perabotan rumah tangga akibat banjir.
Bocah laki-laki berusia tiga tahun di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Muara Rupit, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di genangan air banjir
Meski dalam kondisi sakit, dr. Myta disebut tetap menjalankan tugas di Unit Gawat Darurat (UGD).
Namun tanpa disadari, nomor yang ditemukan ternyata merupakan call center palsu milik pelaku penipuan.
Ia memastikan, uji KIR bus berpelat BK-7778-DL yang terlibat kecelakaan dengan mobil tangki tersebut masih berlaku.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut.
Namun keluarga korban mendapat kabar bahwa proses identifikasi terhadap Bela mengalami kesulitan karena kondisi tubuh korban hangus terbakar.
Sampel tersebut rencananya akan dikirim ke Laboratorium Pusdokkes Mabes Polri melalui jalur udara pada Jumat (8/5/2026).
Seluruh korban tewas telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang, sedangkan korban selamat masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.