Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Modul 7.5 Cinta Tanah Air Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag

Pembelajaran Modul 7.5 Cinta Tanah Air bagian 5, akan Ibu/Bapak Guru temukan saat mengikuti Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta di Platform Pintar Kem

Tayang:
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI PINTAR KEMENAG - Berikut adalah Kunci Jawaban Modul 7.5 Cinta Tanah Air Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag 

Seorang pendidik ingin menanamkan nilai cinta tanah air kepada peserta didik berdasarkan keteladanan rasulullah saw. Tindakan berikut yang paling tepat mencerminkan aplikasi nilai tersebut adalah …  

A Mengajarkan bahwa hijrah rasulullah menunjukkan kewajiban meninggalkan tanah kelahiran 

B Mengaitkan doa rasulullah untuk Madinah dengan taggung jawab menjaga lingkungan dan harmoni sosial 

C Menekankan bahwa mencintai tanah air berarti mempertahankan tradisi lokal tanpa kritik 

D Menjelaskan bahwa cinta tanah air hanya relevan dalam konteks ibadah personal 

Jawaban: B

8 dari 10 soal 

Di era globalisasi, seorang kepala madrasah melarang seluruh unsur budaya asing masuk ke sekolah demi menjaga nasionalisme. Penilaian yang paling tepat terhadap kebijakan ini adalah … 

A kurang tepat karena berpotensi menumbuhkan sikap tertutup dan anti dialog 

B tepat selama budaya lokal tetap menjadi prioritas 

C netral karena setiap pemimpin berhak menentukan arah budaya 

D tepat karena nasionalisme harus dilindungi dari pengaruh luar 

Jawaban: A

9 dari 10 soal 

Mengapa Natsir memilih menyerang "pikiran" lawan dan bukan "pribadi" lawan? 

A Karena ia tidak memiliki informasi pribadi tentang lawan politiknya 

B Agar perdebatan tetap fokus pada solusi bangsa dan tidak terjebak dalam sentimen emosional yang merusak 

C Agar ia tetap terlihat populer di depan media massa sebagai tokoh yang lemah lembut. 

D  Karena menyerang pribadi adalah strategi yang terlalu mudah dan tidak menantang 

Jawaban: B

10 dari 10 soal 

Banyak orang merasa heran ketika seseorang mau mendoakan orang yang pernah menyakitinya. Namun, tokoh inspiratif seperti Buya Hamka memandang bahwa konflik politik tidak boleh dibawa hingga urusan kemanusiaan. Evaluasi paling tepat terhadap sikap tersebut adalah… 

A menghindari tanggung jawab sejarah 

B mengutamakan kepentingan publik semata 

C mengaburkan batas antara benar dan salah 

D memisahkan ranah personal, politik, dan kemanusiaan secara bijak

Jawaban: D

(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)

***

Artikel lainnya di google news.

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved