Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Kurikulum Berbasis Cinta, Modul 6.5 Beda is not Bad - Bagian 5, Pintar Kemenag 2026

Kunci Jawaban Kurikulum Berbasis Cinta, Modul 6.5 Beda is not Bad - Bagian 5, Pintar Kemenag 2026. Referensi peserta pelatihan.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
KUNCI JAWABAN - Grafis ilustrasi kunci jawaban Kurikulum Berbasis Cinta, Modul 6.5 Beda is not Bad - Bagian 5. Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta di Pintar Kemenag 2026 berlangsung 7 hari, 22 hingga 28 April 2026. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). 

Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta di Pintar Kemenag 2026 berlangsung 7 hari selama 50 jam pelatihan (JP), 22 hingga 28 April 2026.

Ada 8 section yang diberikan selama sesi pelatihan berlangsung. Di antaranya Cinta Diri dan Sesama pada section 6. 

Pada artikel berikut Tribunsumsel.com menyajikan Kunci Jawaban Modul 6.5 Beda is not Bad Bagian-5 yang bisa dijadikan referensi bagi peserta pelatihan.

Kunci Jawaban Kurikulum Berbasis Cinta, Modul 6.5 Beda is not Bad - Bagian 5, Pintar Kemenag 2026 berikut diolah dari channel YouTube Edy Haryanto diakses Kamis, 23 April 2026. 

_____________

Kunci Jawaban Modul 6.5 Beda is not Bad - Bagian 5 Pintar Kemenag 2026 


1 dari 10 soal

Dalam pelatihan Pancacinta 4, peserta diminta menyiapkan selembar kertas. Mereka menyimak cerita 7 babak tentang seorang guru yang mengalami berbagai kejadian (motor mogok, murid terlambat, bahan ajar hilang). Setiap babak cerita memicu emosi tertentu, dan peserta harus mengekspresikannya pada kertas tersebut (misat: dielus saat senang, diremas saat marah). Berdasarkan aktivitas "Roller Coaster Emosi tersebut, instruksi untuk merasakan emosi yang muncul dan mengekspresikannya pada kertas bertujuan untuk melatih kompetensi

A Kesadaran Diri (Self Awareness)
B Keterampilan Berelasi (Relationship Skills)
C Pengambilan Keputusan Bertanggung Jawab
D Pengelolaan Diri (Seif Management)

Kunci Jawaban:

A Kesadaran Diri (Self Awareness)

2 dari 10 soal

Salah satu tujuan petualangan Pancacinta 4 bagian 1. SEL (Social Emotional Learning) pada Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta adalah...

A Menjadikan manusia yang tidak memiliki emosi sama sekali.
B Menjadikan manusia yang mampu mengendalikan emosi bagi diri sendiri, bukan dikendalikan oleh emosi.
C Menjadikan manusia yang mampu menghukum orang lain dengan cara yang lebih halus.
D Menjadikan manusia yang mampu memahami anatomi otak manusia.

Kunci Jawaban:

B Menjadikan manusia yang mampu mengendalikan emosi bagi diri sendiri, bukan dikendalikan oleh emosi.

3 dari 10 soal

Jika corengan dalam permainan dianalogikan sebagai stigma sosial, maka risiko intoleransi yang paling mungkin terjadi di lingkungan madrasah adalah

A Peserta didik dari kelompok minoritas mengalami pengucilan dan diskriminasi
B Peserta didik belajar untuk menyesuaikan diri dengan pilihan mayoritas
C Peserta didik memahami bahwa perbedaan adalah bagian dari dinamika sosial
D Peserta didik menjadi lebih terbiasa dengan perbedaan pendapat

Kunci Jawaban:

A Peserta didik dari kelompok minoritas mengalami pengucilan dan diskriminasi

4 dari 10 soal

Materi SEL (Social Emotional Learning) termasuk dalam materi Pancacinta 4 "Cinta Diri dan Sesama Manusia", hal ini dikarenakan......

A Materi SEL adalah pengganti materi akademik biasa
B Materi SEL mengajarkan bagaimana seseorang harus mampu mengenali dan mengelola dirinya sendiri (cinta diri), sebelum bisa mencintai dan berempati pada sesama
C Materi SEL hanya mengajarkan cara mencintai orang lain.
D Materi SEL hanya mengajarkan cara mencintai sesama dengan mengabaikan mencintai diri sendiri

Kunci Jawaban:

B Materi SEL mengajarkan bagaimana seseorang harus mampu mengenali dan mengelola dirinya sendiri (cinta diri), sebelum bisa mencintai dan berempati pada sesama

5 dari 10 soal

Di Madrasah Aliyah Swasta ICS, terdapat kelompok siswa dari berbagai latar belakang suku agama, dan daerah. Salah satu kelompok minoritas, yaitu siswa berasal dari suku tertentu seringkali mendapat ejekan yang bersifat stereotip dengan kata-kata seperti, eh.ngomongmu medok amat", atau "eh kampungan", atau "dasar ketinggalan jaman", hanya karena mereka ini berasal dari daerah yang terpencil Akibatnya mereka jarang sekali berbaur dengan murid-murid lainnya. Sebagai kepala madrasah ibu Fatimah sangat prihatin dan beliau membuat sebuah kegiatan untuk mengatasi persoalan tersebut

A Membuat lomba debat antar siswa yang selama ini dipinggirikan dengan siswa yang sering mengejek. Yang menjadi juara akan diberi hadiah.
B Memberikan hukuman yang keras kepada murid yang sering mengejek agar mereka jera.
C Kegiatan pekan budaya yang memberikan kesempatan kepada semua anak untuk menceritakan tentang budaya dari daerahnya, baik tarian Jagu, cerita daerah dalam beragam bentuk
D Meminta murid yang berasal dari daerah untuk mempelajari beladiri, agar bisa tampil gagah dan berwibawa

Kunci Jawaban:

C Kegiatan pekan budaya yang memberikan kesempatan kepada semua anak untuk menceritakan tentang budaya dari daerahnya, baik tarian Jagu, cerita daerah dalam beragam bentuk


6 dari 10 soal

Dalam simulasi aktifitas "5 Tipe Koneksi", siswa maju ketika guru berkata: "Saya percaya kamu bisa memperbaiki in mari kito coba bersama." Jenis koneksi yang terbentuk adalah......

A Mentor
B Pembuat rasa bersalah
C Teman
D Penghukum

Kunci Jawaban:

A Mentor

7 dari 10 soal

Berdasarkan aktivitas "Roller Coaster Emosi, kemampuan seseorang untuk memahami bahwa Andi tertidur karena kelelahan menjaga ayahnya di rumah sakit, bukan karena Andi malas, menunjukkan kompetensi seseorang dalam hal....

A Pengambilan Keputusan Bertanggung Jawab
B Menyadari Diri (Self Awareness)
C Mengelola Diri (Self Management)
D Peduli Sosial (Social Awareness)

Kunci Jawaban: 

D Peduli Sosial (Social Awareness)

8 dari 10 soal

Dalam simulasi aktifitas "5 Tipe Koneksi", siswa maju saat mendengar kata positif. Hal ini menunjukkan bahwa...

A Guru memiliki kekuasaan absolut
B Siswa hanya mengikuti instruksi tanpa berpikir
C Siswa tidak memiliki kontrol diri
D Bahasa guru mempengaruhi kondisi psikologis siswa

Kunci Jawaban:

D Bahasa guru mempengaruhi kondisi psikologis siswa


9 dari 10 soal

Otak manusia terdiri atas 3 (tiga) bagian otak yaitu Neokorteks (Pawang), Limbilk (Bunglon), dan Reptil (Dinosaurus). Pada kegiatan aktivitas "Roller Coaster Emosi, seorang guru mendapati Andi tertidur dan langsung membentaknya tanpa bertanya Dalam keadaan ini, bagian otak manakah yang sedang memegang kendali penuh?

A Prefrontal Cortex
B Neokorteks
C Otak Reptil
D Sistem Limbik

Kunci Jawaban:

C Otak Reptil

10 dari 10 soal

Seorang guru berkata kepada siswa. Saya kecewa dengan sikapmu hari ini. Jika tidak dikuti klarifikasi, pernyataan ini berpotensi menjadi

A Refleksi positif
B Pembentuk rasa bersalah
C Komunikasi welas asih
D Komunikasi netral

Kunci Jawaban:

B Pembentuk rasa bersalah

===

*) Disclaimer:
Kunci jawaban di atas hanya hanya digunakan sebagai panduan bagi peserta Pelatihan Pintar Kemenag. Soal bersifat terbuka sehingga memungkinan ada jawaban lainnya.

Demikian Kunci Jawaban  Kurikulum Berbasis Cinta, Modul 6.5 Beda is not Bad - Bagian 5, Pintar Kemenag 2026.

Baca juga: Kunci Jawaban Pintar Kemenag Kurikulum Berbasis Cinta 2026 Angkatan 1, Modul 5.5 Cinta Alam Bagian-5

Baca juga: Kunci Jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu Bagian-4, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, Pintar Kemenag 2026

Baca juga: Kunci Jawaban Modul 3.1-3.7 Cinta Allah dan Rasulnya, Kurikulum Berbasis Cinta, Pintar Kemenag 2026

Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved