Natal dan Tahun Baru 2026
Jelang Nataru 2026, Jalan Palembang-Tanjung Api-Api Mulai Diperbaiki, Sering Dikeluhkan Pengendara
Jalan sepanjang 70 km tersebut bakal dilakukan pemeliharaan jalanoleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Selatan
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ruas jalan Palembang-Tanjung Api-api yang sering viral karena dikeluhkan pengendara kini mulai diperbaiki.
Jalan sepanjang 70 km tersebut bakal dilakukan pemeliharaan jalanoleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Selatan
Kepala BBPJN Sumsel, Panji Krisna Wardana, mengatakan kegiatan preservasi jalan merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian nyata BPJN kepada masyarakat.
"Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Bakti PU yang jatuh setiap 3 Desember, maka hari ini kita gelar secara simbolis preservasi jalan ini," kata Panji, Rabu (26/11/2025).
Panji menjelaskan, preservasi jalan ini difokuskan untuk meningkatkan kemantapan jalan melalui pemeliharaan.
Saat ini BPJN fokus pada dua hal yaitu kesiapsiagaan potensi bencana dan persiapan arus Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta lanjutan untuk jalur mudik.
“Harapannya, preservasi jalan nasional yang menjadi tanggungjawab BPJN Sumsel ini bermanfaat untuk masyarakat. Infrastruktur jalan siap menghadapi Natal dan Tahun Baru,” katanya.
Menurutnya, ruas yang selama ini paling banyak dikeluhkan masyarakat yaitu ruas Palembang - Tanjung Api-Api dan Palembang - Betung yang sering viral.
Untuk itu meskipun dengan keterbatasan anggaran, tetap dilakukan perbaikan.
Sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah dilakukan perbaikan. Tak hanya di ruas Palembang-TAA, tapi juga di Palembang-Betung, Mangunjaya-Muara Beliti, dan lainnya sepanjang 1.500 Km yang merupakan jalan nasional di Sumsel.
Baca juga: Herman Deru Tinjau Pelabuhan Tanjung Api-Api, Tegaskan Sumsel Maju untuk Semua
Baca juga: Akses Jalan Tanjung Api-api ke TPI Sungsang Mulai Dikerjakan, Tahap Awal Dibuat Sepanjang 1 KM
Sementara itu Kepala Satuan Kerja PJN 1 Wilayah Sumsel, Alfredo, mengatakan, dari 70 km ini, sekitar 3 km memerlukan penanganan, terutama pada titik-titik berlubang.
“Lubang-lubang sudah hampir habis kita tutup dan akan terus kita lanjutkan sampai ujung ruas. Targetnya di pertengahan Desember selesai dikerjakan dan akhir Desember siap untuk Nataru," ujarnya.
Menurut Alfredo, secara umum ruas menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api dalam kondisi cukup baik. Titik yang belum mantap justru berada di batas Kota Palembang hingga Gasing, dengan panjang kerusakan tersebar sekitar 1,5–1,8 km pada empat segmen.
"Dengan kondisi jalan yang masih dalam tahap penanganan, pengendara diminta tetap berhati-hati. Kami imbau pengendara lebih berhati-hati karena kondisi belum 100 persen mantap, demi keselamatan bersama,” tegas Alfredo.
Preservasi jalan Palembang–Tanjung Api-Api ditargetkan tuntas pertengahan Desember, sehingga dapat dinikmati masyarakat saat memasuki puncak mobilitas Nataru.
| Polisi Masih Bersiaga Amankan Kawasan Wisata Gunung Dempo Pagar Alam Setelah Libur Nataru 2026 |
|
|---|
| Selama Natal dan Tahun Baru 2026, 2,4 Juta Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera |
|
|---|
| Libur Tahun Baru 2026, Bendung Perjaya di OKU Timur Jadi Tempat Rekreasi Murah Meriah Masyarakat |
|
|---|
| Fungsional Tol Kapalbetung Berakhir, Polres Banyuasin Ajukan Perpanjangan Demi Urai Kemacetan |
|
|---|
| Taman Segitiga Emas Kayuagung Jadi Wisata Primadona Warga OKI Nikmati Libur Tahun Baru 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Jelang-Nataru-2026-Jalan-Palembang-Tanjung-Api-Api-Mulai-Diperbaiki-Karena-Dikeluhkan-Pengendara.jpg)