Berita Palembang

Bappenas Ungkap Cara Agar Hasil Perkebunan Sumsel Bisa Bersaing di Internasional, IYB Jadi Alat Ukur

Selain itu, menurut Wulan, IYB juga membuka peluang daerah untuk mengakses berbagai skema insentif, pendanaan, dan investasi hijau.

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Linda Trisnawati
SOSIALISASI - Direktorat Pangan dan Pertanian Bappenas, Wulan Metafurry menjelaskan tentang Indikator Yurisdiksi Berkelanjutan (IYB) saat Sosialisasi dan Lokakarya di Bappeda Sumsel, Rabu (21/10/2025) 

Bagi petani kecil, IYB memungkinkan mereka terhubung langsung dengan pasar tanpa harus menjalani sertifikasi individu yang rumit dan mahal, serta menciptakan lingkungan kondusif untuk sertifikasi kolektif maupun individu.

"Dengan tata kelola yang baik dan pengakuan pasar terhadap praktik berkelanjutan, petani berpeluang mendapatkan harga jual lebih tinggi di pasar yang peduli aspek lingkungan dan sosial," katanya. 

Bagi pemerintah daerah, IYB menjadi alat bantu menyusun kebijakan berbasis bukti dan mengevaluasi kinerja secara transparan. Sistem ini juga membuka peluang akses skema insentif, pendanaan, dan investasi hijau yang makin diminati global.

Sementara bagi pelaku usaha dan pasar, IYB menambah kepastian investasi di sektor perkebunan daerah yang sudah menjalankan praktik berkelanjutan.

"Harapannya, IYB dapat diadopsi lebih luas di daerah dan mengakomodasi berbagai jenis komoditas, sehingga memberikan gambaran keunggulan komparatif dalam tata kelola perkebunan berkelanjutan,” kata Tania.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved