Karhutla Sumsel

Hadapi Musim Kemarau, Armada dan Alat Pemadam Kebakaran di Polres OKI Diperiksa, Pastikan Siap Pakai

Mulai mobil patroli, mesin pompa air dan gulungan selang diperiksa satu persatu memastikan semuanya dalam kondisi siap tempur.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polres OKI
DIPERIKSA - Hadapi Musim Kemarau, Armada dan Alat Pemadam Kebakaran di Polres OKI Diperiksa, Pastikan Siap Pakai 

Ringkasan Berita:
  • Polres OKI melakukan sidak kesiapan armada dan peralatan pemadam kebakaran untuk mengantisipasi karhutla saat musim kemarau.
  • Pengecekan meliputi mesin pompa, bahan bakar, dan perlengkapan guna memastikan respons cepat saat muncul titik api.
  • Selain itu, polisi mengintensifkan patroli dan edukasi masyarakat serta menegaskan akan menindak tegas pelaku pembakaran lahan ilegal.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG — Menyambut datangnya musim kemarau yang berdampak terhadap peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) tidak ingin kecolongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap armada dan alat pemadam kebakaran.

Halaman Mapolres OKI mendadak berubah menjadi etalase peralatan pemadam kebakaran pada Senin (6/4/2026).

Mulai mobil patroli, mesin pompa air dan gulungan selang diperiksa satu persatu memastikan semuanya dalam kondisi siap tempur.

Disampaikan Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto pengecekan dilakukan dengan memeriksa langsung mesin pompa dan memastikan bahan bakar serta kelengkapan alat pendukung lainnya tidak ada yang bermasalah.

"Pengecekan melibatkan personel berbagai satuan fungsi operasional yang nantinya akan menjadi garda terdepan jika titik api (hotspot) muncul di wilayah OKI," terangnya.

Menurutnya kecepatan menangani api di menit-menit pertama adalah kunci agar kebakaran tidak semakin meluas dan menimbulkan kabut asap yang merugikan masyarakat.

"Kesiapan sarana dan prasarana faktor yang krusial. Kami tidak ingin saat terjadi kebakaran, personel di lapangan terhambat karena masalah teknis seperti mesin yang tidak mau hidup atau selang yang bocor," tegas Kapolres.

Baca juga: Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau, Pemprov Sumsel Akan Gelar Apel Siaga Karhutla 22 April

Baca juga: Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Kering, BPBD Sumsel Bersiap Antisipasi Karhutla

Lebih lanjut, AKBP Eko memberikan pernyataan terkait strategi Polres OKI menghadapi musim kemarau tahun ini. Ia menekankan bahwa pencegahan jauh lebih utama daripada pemadaman.

"Saya sudah instruksikan seluruh jajaran, khusus Bhabinkamtibmas, terus berada di tengah masyarakat,"

"Jangan hanya siap alatnya, tetapi siap orangnya. Kami tidak segan menindak tegas oknum yang sengaja membakar lahan secara ilegal, karena dampaknya sangat merugikan banyak pihak," imbuhnya.

Selain memastikan alat siap pakai, Polres OKI mulai mengintensifkan patroli lapangan ke daerah-daerah rawan karhutla, seperti lahan area gambut yang tersebar di beberapa kecamatan.

"Dengan kesiapan armada dan personel yang matang sejak dini, kami optimis dapat meminimalisir dampak Karhutla di wilayah Bumi Bende Seguguk agar langit tetap biru tanpa kabut asap," ungkapnya.

Upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada para pemilik lahan juga terus ditingkatkan.

"Harapannya, masyarakat semakin sadar untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," tutupnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved