Berita Palembang
Di Balik Sensus Ekonomi 2026 : Kisah Petugas Merekam Denyut Ekonomi Sumsel
BPS Provinsi Sumatra Selatan mengerahkan sekitar 7.500 petugas dalam Sensus Ekonomi 2026.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- BPS Provinsi Sumatra Selatan mengerahkan sekitar 7.500 petugas dalam Sensus Ekonomi 2026.
- Aktivitas pendataan ini mendapat dukungan penuh dari para kepala daerah, termasuk Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa dengan ikut menjadi responden.
- Herman Deru mengimbau warga untuk menerima petugas sensus dengan baik serta menyampaikan data sesuai kondisi sebenarnya.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Setiap hari, ribuan petugas Sensus Ekonomi 2026 berjalan dari satu lokasi usaha ke lokasi lainnya.
Mereka mengetuk pintu warung, toko kelontong, rumah produksi, hingga usaha berbasis digital.
Di balik aktivitas sederhana itu, tersimpan tugas besar "merekam denyut perekonomian masyarakat secara akurat".
Sebab, dari data yang dikumpulkan itulah pemerintah dapat membaca potensi ekonomi, menyusun kebijakan pembangunan, dan merancang masa depan ekonomi bangsa yang lebih tepat sasaran.
Salah satunya adalah Budi Amin (45), petugas sensus ekonomi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan yang kembali mengabdikan diri setelah pernah menjalankan tugas serupa satu dekade lalu.
Melalui kerja keras para petugas inilah denyut perekonomian Sumatera Selatan direkam sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan di masa depan.
Pagi itu, sebelum matahari meninggi di Kota Palembang, Budi sudah bersiap memulai tugasnya.
Dengan membawa perlengkapan pendataan dan semangat yang tak surut, ia menyusuri berbagai sudut kota untuk menemui para pelaku usaha.
Bagi Budi, menjadi petugas sensus bukan sekadar pekerjaan.
Ada rasa bangga karena dapat berkontribusi langsung membantu pemerintah menyediakan data yang akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi.
"Karena ini program pemerintah, tentu menjadi kebanggaan bagi saya bisa berpartisipasi sebagai mitra dan membantu pemerintah dengan menjadi petugas sensus ekonomi," kata Budi saat diwawancarai TribunSumsel, Senin (15/6/2026).
Pengalaman Budi bukanlah yang pertama. Sepuluh tahun lalu, ia juga pernah menjadi petugas dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi sebelumnya.
Pengalaman itu menjadi modal berharga ketika kembali mengikuti proses seleksi tahun ini.
"Ini merupakan kali kedua saya menjadi petugas sensus ekonomi. Setelah 10 tahun lalu ikut Sensus Ekonomi, tahun ini saya kembali mendaftar melalui proses seleksi secara daring dan sesuai prosedur. Alhamdulillah terpilih lagi," katanya.
Pengalaman tersebut membuatnya lebih memahami karakteristik lapangan.
| PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026, ini Penjelasan PCNU Palembang |
|
|---|
| Pria di Palembang Ditodong Pisau dan Disiram Air Keras oleh Tetangga, Diduga karena Dendam Lama |
|
|---|
| Ini Jadwal Bagi Rapor dan Awal Masuk Sekolah Siswa SMA di Sumsel Tahun Ajaran Baru 2026/2027 |
|
|---|
| Pendaftaran Seleksi Mandiri Unsri Dibuka Hingga Juli, Calon Mahasiswa Diimbau Tak Asal Pilih Jurusan |
|
|---|
| Oknum Bhayangkari di Sumsel Resmi Ditetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Di-Balik-Sensus-Ekonomi-2026-Kisah-Petugas-Merekam-Denyut-Ekonomi-Sumsel.jpg)