Dokter Muda di Palembang Dianiaya

Pengakuan Lengkap Dokter Gigi Muda di Palembang Dihantam Palu oleh OTK, Sekali Pukul Langsung Pecah

 Alda Tri Wahyuni, seorang dokter gigi muda di Palembang, menjadi korban kekerasan berujung penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal (OTK).

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube/Saksi Kata Tribun Sumsel
DOKTER GIGI DIANIAYA- Alda Tri Wahyuni, seorang dokter gigi muda di Palembang, menjadi korban kekerasan berujung penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal (OTK). 

Tidak hanya menolak, pelaku bahkan mulai melontarkan makian kasar kepada korban.

"Si pelaku bilang gini, 'Ya saya pokoknya... eh kamu, kamu enggak ada otak kalau misalnya kamu enggak mau ganti rugi.' Dia billing gitu, 'Kamu enggak punya hati.'"

Melihat perdebatan tersebut, seorang tukang parkir di lokasi kejadian datang untuk menengahi.

Tukang parkir sekitar menyarankan jalan tengah agar kedua belah pihak membenarkan kerusakan kendaraan masing-masing secara mandiri karena kerusakannya tergolong ringan.

Alda pun menyetujui opsi tersebut, namun pelaku tetap mengamuk. Akhirnya, tukang parkir menyuruh Alda untuk masuk ke mobil dan pergi saja agar situasi tidak semakin keruh.

"Terus saya bilang, 'Ya udah kalau memang mau gitu enggak apa-apa. Kalau enggak mau diperpanjang kantor polisi, mau benerin sendiri-sendiri juga enggak apa-apa.' Tapi si pelaku tetap bilang, 'Enggak, enggak kamu... kamu enggak punya otak enggak apa, enggak tanggung jawab gitu.' Terus kata tukang parkir, 'Udah Dek jangan diperpanjang, enggak apa-apa kalau kamu mau pulang.'" ujar Alda.

Ketegangan memuncak saat Alda berjalan kembali menuju mobilnya. Dari kejauhan, ia melihat pelaku sudah mengambil sebuah palu besi yang disimpan di bagian depan motornya bersama sebilah kayu.

"Si pelaku ini tetap enggak terima, waktu saya mau masuk mobil, disuruh tukang parkir masuk mobil, saya tuh udah lihat dia udah ngambil palu dari motor itu tuh ada kayu sama ada palu. Dia udah ambil palu. Nah waktu saya mau... mau masuk mobil dia udah gini-gini (memperagakan gerakan mengancam)," sambungnya.

Ketika Alda masuk ke mobil dan beberapa saat akan melajukan kendaraannya, pelaku langsung menyalip dengan motornya dan menghantamkan palu tersebut sekali sekuat tenaga memecahkan kaca mobil bagian depan kanan.

"Sekali pukul langsung pecah. Jadi sekali pukul itu yang kena itu yang bagian yang tajam yang buat ngambil paku, cungkit yang kena. Terus saya kan nancep ya, sempat nancep terus saya lepasin," beber Alda secara detail mengenai momen mengerikan tersebut.

KORBAN PENGANIAYAAN -- Alda Tri Wahyuni, dokter gigi muda di Palembang yang menjadi korban penganiayaan oleh pria di jalan. Kejadian ini sudah dilaporkan korban ke Polsek Sukarame Palembang.
KORBAN PENGANIAYAAN -- Alda Tri Wahyuni, dokter gigi muda di Palembang yang menjadi korban penganiayaan oleh pria di jalan. Kejadian ini sudah dilaporkan korban ke Polsek Sukarame Palembang. (Threads/Threads/@rgnaaulia)

Korban Terima 7 Jahitan

Alda yang bersimbah darah langsung keluar dari mobil dalam kondisi panik.

Situasi di tempat kejadian perkara (TKP) sebenarnya langsung riuh sesaat setelah kaca mobilnya dipecahkan.

Warga dan pengguna jalan yang melihat korban keluar dalam kondisi bersimbah darah sempat berusaha mengadang pelaku, namun pria tersebut bergerak lebih cepat.

Beruntung, ada seorang rekan koasnya yang kebetulan melintas di jalur yang sama dan langsung melarikan Alda ke Rumah Sakit Miria.

Akibat penganiayaan tersebut, Alda harus menerima total 7 jahitan (2 jahitan di bagian dalam karena mengenai otot, dan 5 jahitan di bagian luar dahi).

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved