Berita Palembang
Musda III ASPPI Sumsel Dorong Pariwisata Palembang Lebih Modern dan Kompetitif
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pelaku pariwisata di Sumsel untuk memperkuat kolaborasi sekaligus menyusun arah pengembangan sektor wisata
Penulis: Hartati | Editor: Kharisma Tri Saputra
Ringkasan Berita:
- Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (DPD ASPPI) Sumatera Selatan resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III
- Pemerintah Kota Palembang mendorong ASPPI mengoptimalkan ekosistem pentahelix guna melahirkan destinasi baru, termasuk memaksimalkan konsep Car Free Night (CFN) berbasis ikon lokal Jembatan Ampera.
TRIBUNSUMSEL.COM - Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Sumatera Selatan digelar di The Rid Hotel Palembang, Jumat (23/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pelaku pariwisata di Sumsel untuk memperkuat kolaborasi sekaligus menyusun arah pengembangan sektor wisata yang lebih maju dan kompetitif.
Musda dibuka oleh Pemerintah Kota Palembang yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian, Dr KM Isnaini Madani.
Dalam sambutannya, Isnaini mengatakan ASPPI memiliki peran penting dalam menyatukan seluruh unsur pariwisata, mulai dari pelaku usaha, hotel, restoran, komunitas, hingga pemerintah.
“ASPPI merupakan asosiasi pelaku pariwisata Indonesia yang membawahi seluruh unsur pentahelix,” katanya.
Ia menyebut pengembangan sektor wisata tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparat keamanan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Palembang juga terus mendorong lahirnya destinasi wisata baru, salah satunya melalui program Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN).
“Kalau di Yogyakarta ada Malioboro, Palembang juga punya potensi besar. Sensasi berjalan di atas Jembatan Ampera menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.
Isnaini menilai ASPPI memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem pariwisata yang kuat dan berkelanjutan di Sumsel.
Sementara itu, Ketua DPP ASPPI, Azwani Awi, mengatakan Musda bukan sekadar agenda pemilihan ketua baru, tetapi menjadi wadah mempererat solidaritas antaranggota.
“Kontestasi politik di ASPPI bukan tentang pertarungan, tetapi tentang konsolidasi,” katanya.
Ia menegaskan dunia pariwisata saat ini menghadapi tantangan besar akibat kondisi geopolitik global dan tingginya harga tiket pesawat.
Karena itu, menurutnya, pelaku wisata harus mampu menghadirkan inovasi baru agar sektor pariwisata tetap tumbuh.
“Kita tidak lagi bertanding, tetapi bersanding. Sekarang zamannya kolaborasi,” ujarnya.
Ketua DPD ASPPI Sumsel, Mgs M Isnaini F, menyampaikan Musda III menjadi langkah awal untuk menyongsong kemajuan pariwisata Sumsel yang lebih besar.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan di dalam organisasi.
“Kita ini sebenarnya satu keluarga. Mudah-mudahan kita semuanya terus solid,” katanya.
| Mengenal Arsenio, Siswa Kelas 3 SD dari Palembang Raih Medali Perak Olimpiade Sains di Filipina |
|
|---|
| Daftar Lokasi Kantong Parkir Resmi CFD Palembang, Siapkan Uang Pas Rp1.000 dan Rp2.000 |
|
|---|
| Percobaan Jambret di Lorong 2 Saudara 13 Ulu Palembang, Mahasiswi Jatuh dari Motor saat Tas Ditarik |
|
|---|
| Siasat Buronan Kasus Asusila di Muba Terbongkar, Kini Ditangkap Tim Tabur Kejati Sumsel |
|
|---|
| Kesal Tak Diberi Uang, Pemuda di Palembang Aniaya Ibunya, Hantam Kepala Korban Pakai Batu Koral |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Musyawarah-Daerah-Musda-III-Dewan-Pengurus-Daerah-Asosiasi-Pelaku-Pariwisata-Indonesia-ASPPI.jpg)