Bus ALS Kecelakaan di Muratara
Hasil Olah TKP, Polisi Simpulkan Penyebab Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Diduga Hindari Lubang
Dalam kecelakaan nahas tersebut, sopir dan satu kernet dari bus serta sopir dan kernet truk tangki meninggal dunia bersama 11 penumpang bus.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Polisi menyimpulkan kecelakaan maut Bus ALS di Muratara terjadi saat bus menghindari lubang jalan hingga masuk ke jalur lawan dan menabrak truk tangki BBM.
- Kecelakaan tersebut menewaskan 16 orang, termasuk sopir bus, kernet, sopir dan kernet truk tangki, serta 11 penumpang bus.
- Polda Sumsel masih melakukan identifikasi korban dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polisi menyimpulkan penyebab kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel diduga karena Bus ALS yang mengangkut 15 penumpang berusaha menghindari lubang di jalan hingga masuk ke jalur kanan.
Dalam kecelakaan nahas tersebut, sopir dan satu kernet dari bus serta sopir dan kernet truk tangki meninggal dunia bersama 11 penumpang bus.
Sementara itu, tiga penumpang bus dan satu kernet selamat.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Ditlantas Polda Sumsel bersama Satlantas Polres Musi Rawas Utara, bus yang dikemudikan Alif diduga kehilangan kendali saat menghindari lubang jalan hingga masuk ke jalur berlawanan.
“Mobil Bus ALS nopol BK-7778-DL yang dikemudikan Alif dan membawa penumpang berbelok ke kanan dari arah Lubuklinggau menuju Jambi. Kemudian menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju Lubuklinggau. Akibat kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang mobil Seleraya meninggal dunia terbakar di dalam mobil,” ujar Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Sosok Bupati Muratara Devi Suhartoni, Keluarga jadi Korban Tewas Kecelakaan Truk Tangki Vs Bus ALS
Baca juga: 7 Tragedi Kecelakaan Fatal Bus ALS, Sudah 2 Kali Tanggal 6 Mei, Terbaru 16 Orang Tewas di Muratara
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang hangus di dalam bus, di antaranya tabung gas elpiji di bagasi sebelah kanan, kursi kayu, alat mesin motor di bagasi, serta buah jeruk bali yang berserakan di depan dan di dalam bus.
Selain itu, ditemukan pula barang-barang pribadi milik penumpang yang terbakar, satu sepeda motor bebek di dalam bus, serta satu sepeda motor Suzuki Thunder di depan bus yang diduga terlempar dari muatan atas kendaraan.
Hingga pukul 15.45 WIB, tim DVI Polda Sumsel yang terdiri dari tujuh dokter forensik dan puluhan tenaga medis masih melakukan identifikasi terhadap jenazah korban.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pihaknya masih fokus melakukan proses identifikasi dan meminta keluarga korban bersabar.
“Sebagian keluarga sudah datang untuk memberikan informasi terkait keluarganya. Kami masih menunggu hasil tim DVI. Komitmen kami fokus pada identifikasi terhadap 16 korban yang saat ini masih dikerjakan tim DVI,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pemanggilan pihak perusahaan bus, Nandang menyebut proses penyelidikan masih berlangsung.
“Semua masih berproses, mohon bersabar,” katanya.
Sebagai informasi, berikut ini daftar nama korban selamat dan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
● Korban Selamat (4 Orang)
| Asal Api Penyebab Bus ALS Terbakar usai Tabrakan dengan Truk Tangki dari Tabung Gas? Ini Kata Polisi |
|
|---|
| 7 Tragedi Kecelakaan Fatal Bus ALS, Sudah 2 Kali Tanggal 6 Mei, Terbaru 16 Orang Tewas di Muratara |
|
|---|
| Sosok Muhamad Fadli, Kernet Bus ALS Selamat dari Kecelakaan Maut di Muratara, Alami Luka Ringan |
|
|---|
| Sosok Ariyanto, Sopir Tangki BBM Tewas Kecelakaan vs Bus ALS, Saudara Bupati Muratara Devi Suhartoni |
|
|---|
| 2 Kali Tertunda Naik Bus, Sekeluarga Asal Lampung Tewas Jadi Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Hasil-Olah-TKP-Polisi-Simpulkan-Penyebab-Kecelakaan-Bus-ALS-di-Muratara-Diduga-Hindari-Lubang.jpg)