Dokter Internship RSUD Meninggal Dunia
Bantahan RSUD KH Ahmad Arif Jambi Soal Isu Bully di Kematian dr. Myta Aprilia Dokter Intership
Ia mengaku telah melakukan penelusuran internal dengan memanggil seluruh pihak yang terlibat langsung dalam keseharian dr. Myta Aprilia "Kalau di-bul
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Direktur RSUD KH Daud Arif secara tegas membantah isu perundungan terhadap dr. Myta setelah memanggil Komite Medik dan dokter terkait.
- Pihak RS mengklaim almarhumah sudah lama mengeluh batuk dan sesak napas, bahkan telah masuk perawatan sejak 11 Maret lalu.
- Meski dibantah, Pemkab Tanjabbar tetap mendesak manajemen jujur dan terbuka mengenai kronologi sebenarnya di lapangan.
TRIBUNSUMSEL.COM - Pihak RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Jambi akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait viralnya dugaan paksaan bekerja dalam kondisi sakit yang berujung meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmi.
Direktur RSUD KH Daud Arif, Sahala Simatupang, menepis isu adanya tekanan tidak wajar atau perundungan terhadap dokter internsip alumnus FK Unsri tersebut.
Ia mengaku telah melakukan penelusuran internal dengan memanggil seluruh pihak yang terlibat langsung dalam keseharian dr. Myta Aprilia
"Kalau di-bully, itu tidak benar. Saya sudah panggil dokter. Komite medik juga sudah saya panggil. Semua saya panggil," kata Sahala, Sabtu (2/5/2026).
Sahala menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejawat yang sering berkomunikasi dengan almarhumah, dr. Myta memang sudah lama mengalami gangguan kesehatan sebelum akhirnya masuk perawatan serius.
"Sudah lama sakitnya. Dia itu masuk rumah sakit 11 Maret," tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa almarhumah sempat mengeluhkan gejala batuk yang disertai sesak napas.
Kemenkes ke Jambi Senin
Pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dijadwalkan datang ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, pasca meninggalnya dr Myta Aprilia Azmi.
Menurut Direktur RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Sahala Simatupang, pihak Kemenkes akan ke Kuala Tungkal pada Senin (4/5/2026).
"Tadi saya di telpon dari Kemenkes, hari Senin mereka mau kesini, nanti biar mereka yang menjelaskan, hari Senin ya bang, sekaligus kita konferensi pers," katanya.
Ia meminta bersabar menunggu klarifikasi hari Senin yang disampaikan Kemenkes di RSUD Kh Daut Arif Kuala Tungkal.
Penjelasan RSMH Soal Penyebab Meninggalnya dr. Myta Aprilia
Hingga saat ini, penyebab meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship yang sempat dirawat kritis di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, belum diketahui secara pasti.
Direktur Utama RSMH Palembang, dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit belum memperoleh izin untuk memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.
“Kami belum mendapat izin untuk menyampaikan informasi mengenai dr. Myta. Saat ini kami masih menunggu izin dari Kementerian Kesehatan,” kata Siti Khalimah saat dikonfirmasi pada Jumat (1/5/2026) malam.
Ia menambahkan, kemungkinan besar penjelasan lengkap terkait peristiwa ini akan disampaikan langsung oleh pihak Kementerian Kesehatan.
Keluarga Dukung IKA FK Unsri Agar Program Internship Diinvestigasi
| Pascakematian dr. Myta Aprilia, Seluruh Dokter Internship Ditarik dari RSUD KH Daud Arif Jambi |
|
|---|
| Anak Meninggal, Pengobatan Ayah dr Myta Dokter Internship yang Kena Stroke Dibantu Kemenkes |
|
|---|
| Kuliah di FK Unsri, Adik dr Myta Dokter Internship yang Meninggal Dapat Beasiswa Hingga Selesai |
|
|---|
| Myta, Dokter Internship Meninggal Dipaksa Kerja Tanpa Libur, Ahmad Sahroni: Penyalahgunaan Wewenang |
|
|---|
| Buntut Wafatnya dr.Myta, IKA FK Unsri Desak Perbaikan Sistem Kerja Dokter yang Lebih Manusiawi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/sahala-dirut-rsud-daud-arif-diminta-transaparan-soal-kematian-dr-myta.jpg)