Dokter Internship RSUD Meninggal Dunia

Momen dr. Myta Pernah Koas di RSUD Sekayu Sebelum Tugas di RSUD KH Arif Daud dan Meninggal

"Dokter Myta waktu koas pernah stase bedah di RSUD Sekayu. Sosoknya sangat ceria, supel, baik hati, dan sangat care dengan pasien," tulis narasi dala

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/ @hendracipta_surg
MASA KOAS - Momen dr. Myta (paling kanan) pernah Koas di RSUD Sekayu, Sosoknya Dipuji Dokter Pembimbing, dianggap sebagai pribadi yang Ceria dan juga Supel 

Ringkasan Berita:
  • Sebelum internship di Jambi, mendiang dr. Myta Aprilia Azmi pernah menjalani masa koas di RSUD Sekayu di bawah bimbingan dr. Hendra Cipta. 
  • Melalui Instagram, dr. Hendra mengenang almarhumah sebagai sosok dokter yang sangat ceria, supel, baik hati, dan sangat perhatian (care) kepada pasien.
  • Unggahan menyentuh tersebut disertai kutipan "Greatly missed, forever respected" sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dr. Myta Aprilia.

TRIBUNSUMSEL.COM – Sebelum menjalani pengabdian sebagai Dokter Internsip di RSUD K.H. Daud Arif Jambi, mendiang dr. Myta Aprilia Azmi diketahui pernah menempuh masa Dokter Koas (Co-Assistant) di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.

Kabar wafatnya dr. Myta Aprilia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta rekan sejawat, termasuk para dokter pembimbing yang pernah membimbingnya semasa menempuh pendidikan profesi.

Salah satu pesan menyentuh datang dari dr. Hendra Cipta, yang merupakan pembimbing dr. Myta Aprilia saat koas.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @hendracipta_surg, pada Sabtu (2/5/2026), ia mengenang sosok almarhumah sebagai pribadi yang luar biasa.

Dalam unggahan video tersebut, tampak momen kebersamaan dr. Myta Aprilia saat bertugas di RSUD Sekayu.

Sebuah narasi dalam video memuji kepribadian almarhumah selama berinteraksi dengan rekan kerja dan pasien.

"Dokter Myta waktu koas pernah stase bedah di RSUD Sekayu. Sosoknya sangat ceria, supel, baik hati, dan sangat care dengan pasien," tulis narasi dalam video yang dibagikan akun @hendracipta_surg tersebut.

Selain mengunggah momen kebersamaan, dr. Hendra juga menuliskan keterangan (caption) singkat namun sarat makna dalam bahasa Inggris yang berarti:

"Greatly missed, forever respected (sangat dirindukan, dihormati selamanya),"

Unggahan ini menggambarkan dedikasi dan keceriaan dr. Myta semasa hidup telah meninggalkan kesan mendalam bagi guru dan sejawatnya di dunia medis.

Baca juga: Dokter Internship RSUD Daud Arif Meninggal Diduga Dipaksa Kerja, Wabup Tanjabbar: Jangan Ditutupi

MOMEN DOKTER MYTA SAAT KOAS DI SEKAYU
DOKTER INTERNSHIP MENINGGAL DUNIA - Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @hendracipta_surg, pada Sabtu (2/5/2026), ia mengenang sosok almarhumah sebagai pribadi yang luar biasa. (SUMBER: IG @hendracipta_surg)

Kabar Duka Meninggalnya dr. Myta Aprilia

Dalam pemberitaan sebelumnya, kabar duka menyelimuti dunia kedokteran tanah air usai dr. Myta Aprilia Azmy, dokter internship meninggal dunia, Jumat (1/5/2026).

Myta mengembuskan napas terakhir setelah menjalani masa kritis di ruang ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Berdasarkan data yang dihimpun dari surat beredar dari IKA FK Unsri, kondisi kesehatan dr. Myta dilaporkan sudah mulai menurun sejak Maret 2026 saat bertugas di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi. 

Meski sudah melaporkan gejala sakit, dr. Myta Aprilia diduga tetap dijadwalkan untuk berjaga malam dalam kondisi demam tinggi dan sesak napas.

Kondisinya kian memburuk hingga saturasi oksigennya anjlok di bawah 80 persen. 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved