Berita Palembang
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemprov Sumsel Tegaskan Sudah Batasi BBM Kendaraan Dinas Sejak WFH
Pemprov Sumsel menegaskan sudah menerapkan pembatasan penggunaan BBM bagi kendaraan dinas sejak menerapkan WFH bagi ASN.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemprov Sumsel menegaskan sudah menerapkan pembatasan penggunaan BBM bagi kendaraan dinas sejak menerapkan WFH bagi ASN.
- Sekda Sumsel, Edward Candra mengatakan meskipun ada kenaikan BBM nonsubsidi, namun pagu anggaran BBM untuk kendaraan dinas tahun ini tidak ada kenaikan.
- Saat ini Pemprov Sumsel juga sudah mulai transisi ke kendaraan listrik guna mengurangi ketergantungan BBM.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) merespons kenaikan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi mulai Sabtu (18/4/2026) kemarin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumsel, Edward Candra mengatakan, Pemprov Sumsel sudah menerapkan pembatasan penggunaan BBM bagi kendaraan dinas di lingkungan Pemprov sejak berlakunya Work From Home (WFH) pada 1 April lalu, dan masih berlaku sampai sekarang.
"Sudah dibatasi sejak ada kebijakan WFH," kata Edward Chandra kepada Tribunsumsel.com, Minggu (19/4/2026).
Menurut Edward, meski ada kenaikan BBM nonsubsidi, ia memastikan pagu anggaran BBM untuk kendaraan dinas tahun ini tidak ada kenaikan.
"Pastinya kalau anggaran operasional kendaraan dinas Pemprov Sumsel 2026, khusus untuk BBM, ada di BPKAD," jelas Edward.
Dijelaskan Edward, untuk surat edaran tentang efisiensi penggunaan kendaraan dinas terkait kenaikan BBM sudah ada bersamaan dengan surat edaran WFH.
"Jadi, kalau untuk perjalanan dinas luar daerah dikurangi dan diutamakan zoom meeting," tuturnya.
Baca juga: Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia Per 18 April 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Melonjak Rp 9.400
Ditambahkan Edward, adanya kenaikan BBM nonsubsidi ini pastinya yang paling berdampak di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dinas yang selama ini ke lapangan.
Salah satunya pada Dinas Perhubungan (Dishub) karena berhubungan dengan kendaraan.
"Dinas Perhubungan karena banyak ke lapangan, dan OPD-OPD lain yang banyak ke lapangan," tandas Edward.
Untuk saat ini, sesuai data yang ada, Pemprov Sumsel memiliki 4.645 jumlah total kendaraan dinas yang aktif saat ini, terdiri dari 1.766 roda empat dan 2.879 roda dua.
Dilanjutkan Edward, Pemprov juga sudah mulai transisi ke kendaraan listrik/KBLBB untuk mengurangi ketergantungan BBM, dan untuk data secara pasti ia belum mengetahuinya.
Termasuk kendaraan dinas sewa yang ada, dipastikan tidak mengalami kenaikan biaya sewa.
"Jadi ada (transisi ke kendaraan listrik), tapi data di ESDM," pungkasnya.
Harga BBM Nonsubsidi Naik
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai hari ini, Sabtu (18/4/2026).
| Bertambah 1 Orang, ini Daftar 6 Nama Calon Ketua DPC PKB Palembang 2026-2031 |
|
|---|
| Car Free Night Palembang Resmi Diluncurkan, Ribuan Masyarakat Padati Jalan Kolonel Atmo |
|
|---|
| Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Pasangan Pengedar Sabu di Palembang, 96 Gram Disita |
|
|---|
| Resmikan CFN Atmo Sepanjang 325 Meter, Ratu Dewa Targetkan Kebangkitan 188 Ribu UMKM di Palembang |
|
|---|
| Aksi Nekat Curanmor di Palembang, Panjat Pagar Rumah dan Angkut 2 Motor Sekaligus, Gembok Dirusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Komisi-IV-DPRD-Sumsel-Pertanyakan-BBM-Sulit-Didapat-Daerah-Penghasil-Tapi-Langka.jpg)