Macet di Jalan TAA

Jalan Tanjung Api-api Macet Panjang, BBPJN Sumsel Sebut Proyek Terkendala Karena Hujan Deras

Proyek tersebut meliputi pembongkaran beton lama yang rusak, kemudian diganti dengan lapisan agregat B, agregat A, hingga pengecoran beton baru.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/M. Ardiansyah
MACET PARAH -- Kondisi kemacetan total di Jalan Tanjung Api-api akibat adanya perbaikan jalan yang tak kunjung selesai, Sabtu (11/4/2026). Badan jalan yang dikeruk, dibiarkan menganga hingga akses pengendara menjadi terhambat. 

Ringkasan Berita:
  • Kemacetan panjang terjadi di Jalan Palembang–Tanjung Api-Api akibat proyek perbaikan jalan yang menyebabkan penyempitan jalur, diperparah truk terperosok dan jalur alternatif rusak.
  • Perbaikan meliputi pembongkaran beton lama dan pengecoran baru, dengan target ruas bisa dilalui normal pada 20 April 2026.
  • Petugas telah dikerahkan untuk mengatur lalu lintas, sementara masyarakat diimbau berhati-hati dan mencari jalur alternatif.

 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -  Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Palembang–Tanjung Api-Api (TAA) pada Sabtu (11/4/2026).

Kepadatan lalu lintas bahkan dilaporkan mengular hingga ke kawasan simpang bandara.

Kondisi ini dipicu oleh adanya proyek perbaikan jalan yang menyebabkan penyempitan jalur.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, Panji Krisna Wardana, menjelaskan bahwa saat ini tengah dilakukan rekonstruksi jalan di ruas batas Kota Palembang hingga batas Kabupaten Banyuasin menuju Tanjung Api-Api.

Proyek tersebut meliputi pembongkaran beton lama yang rusak, kemudian diganti dengan lapisan agregat B, agregat A, hingga pengecoran beton baru.

“Pada ruas tersebut memang sedang dilakukan perbaikan perkerasan beton semen, sehingga terjadi penyempitan jalur,” kata Panji, Minggu (12/4/2026).

Ia menambahkan, kemacetan diperparah oleh insiden truk yang terperosok di bahu jalan.

Selain itu, jalur alternatif yang telah disiapkan untuk rekayasa lalu lintas mengalami kerusakan akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi ini semakin memperburuk kemacetan di lokasi.

"Kita telah berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Polres Banyuasin dan Dinas Perhubungan, guna mencari solusi untuk mengurai kemacetan serta melakukan mitigasi pada pekerjaan selanjutnya," katanya.

Baca juga: Perbaikan Jalan Tak Kunjung Selesai Disebut Jadi Biang Kerok Jalan Tanjung Api-api Macet Panjang

Baca juga: Buntut Macet Parah di Tanjung Api-api, Viral Warga Turun di Jalan Bawa Koper Jalan Kaki ke Bandara 

Aparat dari Polres Banyuasin dan Polda Sumatera Selatan juga telah diterjunkan untuk membantu mengatur arus lalu lintas di lapangan.

Untuk progres pekerjaan, Panji menyebutkan bahwa pada bagian jalan yang telah digali sepanjang 80 meter kini sedang dilanjutkan dengan pemasangan agregat B dan agregat A. 

"Pengecoran beton dijadwalkan dimulai hari ini, dengan target ruas tersebut sudah bisa dilalui kendaraan pada 20 April mendatang," ungkapnya. 

Selain itu, bahu jalan juga telah diperbaiki dan difungsikan sebagai tambahan lajur sementara, sehingga kendaraan kini dapat melintas dua arah di sekitar lokasi pekerjaan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved