Macet di Jalan TAA
Perbaikan Jalan Tak Kunjung Selesai Disebut Jadi Biang Kerok Jalan Tanjung Api-api Macet Panjang
Jalan Tanjung Api-Api, tepatnya di KM 8, macet panjang imbas perbaikan Jalan yang disebut tidak ada perkembangan dalam penyelesaiannya.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Jalan Tanjung Api-Api, tepatnya di KM 8, macet panjang imbas perbaikan Jalan yang disebut tidak ada perkembangan dalam penyelesaiannya.
- Hal ini menjadi keluhan pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Tanjung Api-Api.
- Warga meminta pihak yang mengerjakan perbaikan jalan ini harus terlebih dahulu memikirkan dampak yang akan terjadi.
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -- Buntut perbaikan Jalan Tanjung Api-Api, tepatnya di KM 8, berimbas pada kemacetan total arus lalu lintas, baik yang datang dari arah Palembang maupun yang datang dari arah Desa Gasing.
Perbaikan yang dilakukan Balai Besar Jalan Nasional Sumsel ini sudah sepekan, tetapi tidak ada perkembangan dalam penyelesaiannya.
Hal ini menjadi keluhan pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Tanjung Api-Api.
Karena pengerukan jalan dan belum dilakukan perbaikan kembali, arus lalu lintas di dua arah menjadi terkendala hingga kemacetan total tidak dapat terelakkan.
Seperti yang diungkapkan Dani, yang akan pulang setelah mengunjungi keluarganya di Sungsang, harus terjebak selama lebih kurang empat jam lamanya.
Ketika sudah terjebak kemacetan, menurutnya banyak pengendara terutama roda dua dan juga roda empat mulai saling salip agar bisa melaju lebih dahulu.
Akibatnya, kemacetan total tak dapat terelakkan akibat jalur yang terkunci.
"Sampai kesal menunggu. Mana pengendara lain suka saling serobot jalur," ungkapnya, Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: Penyebab Jalur Tanjung Api-api Macet Parah Karena Perbaikan Jalan, Polisi Desak Pengerjaan Dikebut
Menurutnya, dari pihak pemerintah yang mengerjakan perbaikan jalan ini harus terlebih dahulu memikirkan dampak yang akan terjadi.
Karena, Jalan Tanjung Api-Api ini satu-satunya akses pengendara yang akan menuju ke wilayah Sungsang.
"Harusnya, kalau sudah dikeruk harus cepat diselesaikan perbaikannya. Jangan didiamkan seperti ini, jadinya macet. Apa tidak dipikirkan sebelum jalan diperbaiki dan malah lama diselesaikannya," ungkapnya.
Tak jauh berbeda juga diungkapkan Farlan. Warga Palembang yang bekerja di salah satu gudang yang ada di wilayah Gasing ini mengaku sangat kesal dengan kemacetan yang terjadi.
Untuk berangkat bekerja, ia harus lebih pagi agar tidak terjebak kemacetan panjang di KM 8.
"Tidak ada perbaikan saja, macetnya kalau pagi dan sore sudah lumayan. Apalagi ini, sebagian jalan dikeruk panjang seperti itu, jadi tambah macet," ungkapnya.
Menurut Farlan, Jalan Tanjung Api-Api banyak mengalami kerusakan yang sangat parah.
Baca juga: Buntut Macet Parah di Tanjung Api-api, Viral Warga Turun di Jalan Bawa Koper Jalan Kaki ke Bandara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Perbaikan-Jalan-Tak-Kunjung-Selesai-Disebut-Jadi-Biang-Kerok-Jalan-Tanjung-Api-api-Macet-Panjang.jpg)