Pembunuhan di SPBU Punti Kayu Palembang
Dipicu Mesin Pompa Solar Mati, Sopir Truk Tewas Usai Duel VS Satpam dan Pengawas SPBU di Palembang
M. Eso Pratama (26), sopir truk, tewas usai terlibat duel dengan pengawas dan satpam SPBU 24.301.111 Punti Kayu Palembang.
Penulis: andyka wijaya | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- M. Eso Pratama (26), sopir truk, tewas usai terlibat duel dengan pengawas dan satpam SPBU 24.301.111 Punti Kayu Palembang.
- Permasalahan berawal korban saat sedang mengisi bahan bakar solar, tiba-tiba mesin pompa SPBU mati karena waktu operasional SPBU telah berakhir.
- Terbawa emosi, saat itu korban mengajak untuk berkelahi di luar SPBU karena tidak terima dengan penjelasan pelaku.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- M. Eso Pratama (26), warga Jalan Abri Masuk Desa, Talang Jambe, RT 015/RW 004, Kelurahan Sukarami, Palembang, meregang nyawa usai melakukan pengisian solar, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Peristiwa ini terjadi di pom bensin depan SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kol. H. Burlian KM 7, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Berawal saat korban mengisi bahan bakar solar menggunakan mobil truk.
Namun, saat sedang mengisi bahan bakar, tiba-tiba mesin pompa SPBU mati.
Selanjutnya, saksi DN menjelaskan bahwa waktu untuk mengisi bahan bakar solar telah selesai, namun saat itu korban tidak terima karena bahan bakarnya belum selesai diisi.
Selanjutnya, korban pun menemui pelaku SI (25) selaku pengawas SPBU dan setelah bertemu terjadilah cekcok mulut antara korban dengan pelaku SI.
Terbawa emosi, saat itu korban mengajak untuk berkelahi di luar SPBU karena tidak terima dengan penjelasan pelaku.
Setelah itu, korban pun meninggalkan SPBU dan menunggu di seberang jalan depan SPBU.
Saat korban menghentikan mobilnya di depan SPBU, kemudian pelaku SI menghampiri korban bersama dengan pelaku EPP (22) yang sebelumnya telah dipanggil pelaku SI untuk menemui korban.
Baca juga: Kronologi Sopir Truk Tewas Ditusuk di SPBU Palembang Gegara Solar, Duel VS Satpam dan Pengawas SPBU
Saat bertemu dengan korban dan korban turun dari mobil, terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku SI dan pelaku EPP.
Ketika perkelahian terjadi, pelaku SI kemudian menusuk korban di bagian dada sebelah kiri menggunakan senjata tajam yang dibawa pelaku.
Setelah ditusuk, korban pun terjatuh. Mengetahui korban mengalami luka, lalu saksi AR yang merupakan karyawan SPBU kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Myria.
Saat sampai di rumah sakit dan akan mendapat pertolongan, korban akhirnya meninggal dunia.
Mendapati peristiwa itu, piket Polsek, fungsi Polrestabes Palembang, SPKT, Reskrim, dan Inafis langsung mendatangi TKP dipimpin Pamapta Ipda Ammar yang saat itu piket.
"Ketika kita mendapati laporan, kita langsung mendatangi TKP dan berkomunikasi dengan Polsek Sukarami. Melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi," ucapnya sambil mengatakan melakukan kunjungan ke RS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sopir-Truk-Tewas-Ditusuk-di-SPBU-Palembang.jpg)